Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
KONVENSI CAPRES DEMOKRAT
Didi Irawadi: Demokrat Mau Hadirkan Tokoh Baru Ketika Partai Lain Terbelenggu Muka Lama
Selasa, 09 April 2013 , 09:37:00 WIB
Laporan: Firardy Rozy

ILUSTRASI/IST
  

RMOL. Dengan mekanisme konvensi untuk menjaring calon presiden sebagaimana disampaikan Ketua Umum Demokrat SBY, hal ini membuktikan bahwa Partai Demokrat adalah partai yang demokratis.

"Sebagai kader dan pengurus, saya menyambut baik usul SBY yang akan menggunakan mekanisme konvensi dalam menjaring calon presiden dan calon wakil presiden," kata Ketua DPP Demokrat, Didi Irwadi Syamsuddin, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 9/4).

Menurut Didi, di saat banyak partai terbelenggu dan tersandera oleh calon-calon dengan muka lama yang sesungguhnya belum mempunyai prestasi begitu jelas, justru Demokrat berani membuka diri.

"Calon-calon yang ada hanya mengandalkan kekuatan kapital dan juga media tertentu, ditambah lagi adanya calon yang tidak terlepas dari persoalan sosial dan track record masa lalu. Justru PD mencoba melakukan pencerahan, melalui konvensi, menghadirkan tokoh baru, dengan ide inovatif," terangnya.

Masih kata Didi, kriteria, kualifikasi, dan pertimbangan-pertimbangan figur yang akan ikut konvensi capres adalah beragam, mulai dari sosok kepribadian, integritas, kecerdasan dan kecakapan. [ysa]


Baca juga:
Konvensi Capres Bisa Memicu Faksi Baru yang Bikin Demokrat Kian Retak
Pengurus Demokrat: Ide Konvensi dari SBY Luar Biasa dan Harus Diapresiasi
Yenny Wahid Batal Jadi Wakil Ketua Umum Partai Demokrat?
Konvensi Capres Bukti Demokrat Masih Eksis
Big Solon: SBY Ingin Figur Sipil-Militer di Pilpres 2014


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Farah & Suami Masih Serumah

Tak mau menjawab soal perselingkuhan. Mau pergi ke Bali untuk menenang ...

 

Gisca Dmelia, Coba Jadi Penyanyi

Gisca Dmelia bukan tipe cewek yang cepat puas. Setelah menjajal dunia mode ...

 

Laudya Chintya Bella, Kegerahan Karena Gemuk

Laudya Chintya Bella rela menggemukan badannya untuk film terbaru berjudul ...

 

Fifty Shades of Grey Kurang Hot & Erotis

Kendati Fifty Shades of Grey  baru akan dirilis 13 Februari 2015, nam ...


Berita Populer

Mendesak, Megawati harus Batalkan Pencapresan Jokowi
Gerindra Tertawakan Alasan Jokowi ke PBNU
Pertemuan di Rumah Jacob Soetoyo Terasa Seperti Menawarkan Dagangan yang Tidak Laku