Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
DI Heran Muhammadiyah Tetap Tolak RUU Ormas
Selasa, 23 April 2013 , 17:18:00 WIB
Laporan: Hendry Ginting

ILUSTRASI/IST
  

RMOL. Pada prinsipnya, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Dewan Gereja Indonesia dan ormas lainnya mendukung RUU Ormas  menjadi UU. Tapi dengan catatan, ada perbaikan-perbaikan dan penyempurnaan terhadap pasal-pasal yang dianggap mengkhawatirkan akan menghambat demokratisasi, HAM, dan kebebesan berkumpul.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Pansus RUU Ormas Deding Ishak (DI) pada diskusi bertema "RUU Ormas" di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/4).

Khusus untuk Muhammadiyah yang ngotot menolak  RUU Ormas, Ishak merasa heran. Dia mengatakan kalau Pansus sudah memenuhi apa yang diinginkan seperti soal  asas, sanksi dan  kriminalisasi terhadap dermawan sudah dipenuhi.

"Ketiga hal tersebut sudah kita perbaiki, lalu kenapa kok masih menolak?" tanya Ishak.

Soal asas misalnya lanjut Ishak, setiap ormas harus berasaskan yang tidak bertentangan dengan Pancasila. Sanksi sudah diatur dengan jelas melalui proses pengadilan sampai ke Mahkamah Agung (MA).

"Khusus untuk NU, Muhammadiyah, Taman Siswa dll yang lahir sebelum merdeka dan justru berjasa terhadap bangsa dan negara ini, maka akan ditempatkan secara khusus sebagai ormas keagamaan dan sosial yang berjasa buat bangsa. Jadi, tak sama dengan ormas yang tidak berperan dan berkontribusi dalam kemerdekaan bangsa ini," ujar politisi Golkar itu.

Sementara itu terkait kriminalisasi bagi dermawan yang sebelumnya dilarang menyebut ‘hamba Allah’, itu pun kata Ishak sudah dibolehkan di mana sumbangan berupa dana, uang, barang dan sebagainya boleh menggunakan identitas sebagai ‘hamba Allah’. Lalu kenapa masih juga menolak?

"Karena itu, Pansus masih terus bersedia berdialog dengan semua pihak, di mana tak ada masalah yang tak bisa diselesaikan, selama bisa dimusyawarahkan bersama," demikian  Ishak.[dem]


Baca juga:
PP Muhammadiyah Tetap Minta RUU Ormas Dihentikan
Demo di Gedung Sate, IMM Nilai RUU Ormas Hidupkan Lagi Rezim Represif
TOLAK RUU ORMAS
Sayap Gerindra Curiga RUU Ormas Skenario Kemenangan Kelompok Tertentu
Jangan Ditarget Waktu Pengesahan, PKS Ingatkan RUU Ormas Harus Berkualitas


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Nikita Mirzani, Gugat Cerai Sebelum Dibui

Pengadilan terima saja berapa kali Nikita mengajukan gugatan cerai. Toh, n ...

 

Olla Ramlan, Trauma Kasus JIS, Anak Sekolah Berbasis Agama

Olla Ramlan tidak memilih sekolah internasional bagi anak semata wayangnya ...

 

Farah Quinn, Cerai, Cuekin Foto Hot Olive Lee

Nggak pusing ada foto-foto mesra suaminya. Yang diinginkan hanya hak asuh ...

 

Raisa Andriana, Ramah, Kunci Sukses Penyanyi

Pelan tapi pasti, Raisa Andriana menjelma menjadi artis top Tanah Air. Tid ...

 

Laura Prepon, Calon Istri Tom Cruise?

Tom Cruise dan Katie Holmes nampaknya terus berlomba-lomba mencari pasanga ...

 

Padma Lakhsmi, Digebet Richard Gere

Cap playboy tulen masih pas untuk aktor Richard Gere. Belum kelar urusan p ...

 

Apa Jadinya Lagu Daerah Dicampur Klasik dan Jazz ?

Orang kerap menilai bila musik klasik itu berat dan membosankan. Sama haln ...


Berita Populer

Ternyata, Cawapres Jokowi Bukan Jusuf Kalla
Inikah Jalan Masuk Sri Mulyani Dampingi Jokowi?
Jalan SBY Menuju Kemenangan Makin Mudah Bila JK Jadi Cawapres Jokowi