Rakyat Merdeka Online

Home

Share |

Bantah PPATK, PKS Juga Tegaskan Ahmad Fathanah yang Justru Berutang pada Luthfi Hasan
Selasa, 14 Mei 2013 , 14:54:00 WIB
Laporan: Samrut Lellolsima

AHMAD FATHONAH/IST
  

RMOL. Kubu tersangka suap pengurusan kuota impor daging sapi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Luthfi Hasan Ishaaq membantah pernyataan ketua PPATK, Muhammad Yusuf.

Sebelumnya, Yusuf menyebutkan ada duit ratusan juta dari Fathanah yang mengalir ke Luthfi Hasan Ishaaq.

Tim Advokasi Hukum PKS, Zainuddin Paru, justru menyatakan bahwa Fathanah-lah yang berhutang kepada Luthfi Hasan.

"Malah, Fathanah punya utang ke beliau (Luthfi Hasan Ishaaq)," kata Zainuddin ketika dijumpai di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan (Selasa, 14/5).

Berapa utangnya? Zainuddin bilang jumlahnya fantastis, mencapai milliaran rupiah.

"Utangnya sudah sampai miliaran rupiah. Angkanya fantastis," kata dia tanpa merincikan utang Fathanah apa. [ysa]


Baca juga:
Pemilih Akan Berpikir Dua Kali untuk Memilih PKS
Nasihat Busyro untuk PKS Tentang Doa Rakyat Miskin yang Tidak Boleh Diremehkan
Basis PKS di Kelas Bawah dan Akar Rumput Akan Tetap Kuat
Basis PKS di Kalangan Menengah Perkotaan Akan Terkikis Habis
PASANG SPANDUK


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Jennifer Arnelita, Dinikahi"Stok Lama"

Masa gonta-ganti pacar resmi berakhir. Umur sudah 31 tahun, diminta sege ...

 

Fabioli de Oliviera, Heran Polisi Belum Bisa Tangkap Penyiram Air Keras

Korban penyiraman air keras, Fabioli de Oliviera dan ibunya, Syuli Umboh ...

 

April Summers, Ingin Jadi Pacar Pelatih Inter Milan

Model seksi ini disebut-sebut sebagai orang yang senang atas perceraian pe ...

 

Janet Jackson, Tidak Lagi Sembunyi

JJ alias Janet Jackson akhirnya tidak lagi sembunyi-sembunyi tampil di dep ...

 

Renata Kusmanto, Belajar Mengaji Sama Ibunya Fachry

Pengen ikut puasa dan merasakan suasana Lebaran. Tapi nanti kalau sudah ti ...


Berita Populer

Ini yang Akan Terjadi Bila Sri Mulyani Masuk Kabinet
Yusril Ihza: Kesan Rakyat, Kalau Menterinya Goblok yang Ngangkat Lebih Goblok
Revisi Perpres BPJS Kian Membuktikan Pemerintahan Jokowi Amburadul