Rakyat Merdeka Online

Home


UNTUK PILGUB RIAU, GOLKAR JANGAN SAMPAI SALAH PILIH CALON LAGI
JUM'AT, 17 MEI 2013 , 08:40:00 WIB

ABURIZAL BAKRIE (KETUM GOLKAR)
  

RMOL. Partai Golkar disarankan tidak salah lagi dalam menentukan calon dalam pemilihan kepada daerah. Salah satu yang harus diperhatikan Golkar adalah Pigub Riau yang akan digelar 4 September nanti. Kalau salah menetukan calon, jagoan Golkar bisa kembali keok seperti di pilgub-pilgub daerah lain.

Ada empat orang yang digadang-gadang akan maju di Pilgub dari Golkar. Mereka adalah Bupati Rokan Hilir yang juga Ketua DPD I Golkar Riau Annas Maamun, Bupati Siak Syamsuar, Bupati Pelalawan M. Harris, dan mantan Bupati Bengkalis Syamsurizal.

Namun, DPD I Golkar hanya merekomendasikan tiga nama yang pertama. Syamsurizal tidak direkomendasikan karena tersenggol kasus PON Riau yang sudah menetapkan Gubernur Riau, Rusli Zainal sebagai tersangka.

Pendaftaran calon pilgub ini akan dimulai 23-28 Mei ini. Namun DPP Golkar masih belum menentukan sikap akan memberikan tiket ke siapa.

Pengamat politik Universitas Riau Saiman Pakpahan menyatakan, dari nama-nama tadi, yang paling menonjol adalah Annas Maamun dan Syamsurizal. “Kedua sosok ini berpotensi dan punya kesempatan yang sama,” ujarnya Kamis (16/5).

Jika ingin menang, lanjut Saiman, Golkar harus mengusung calon yang selain popular dan memiliki elektabilitas tinggi, juga memperhatikan kerja mesin partai. Dalam beberapa pilkada sebelumnya, Golkar kurang memperhatikan dua hal ini. Alhasil, dalam pilgub DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Utara, dan NTB, jagoan Golkar keok.

Untuk pilgub Riau, Annas Maamun dan Syamsurizal memiliki elektabilitas relatif sama. Namun, kalau dilihat dari mesin partai, jelas Anaas Maakmun akan lebih baik, sebab dia adalah ketua DPD. “Orang yang dari internal partai, tentu memiliki kemampuan mobilisasi dan menggerakan mesin partai lebih baik,” jelasnya.

Annas Maamun sudah menyatakan sangat siap untuk maju di pilgub Riau. Dia yakin, kalau ditetapkan jadi cagub, bisa menenangkan pertarungan. Dia mengaku sempat ditelepon salah satu pimpinan DPP dari Jakarta, bahwa dirinya akan didorong. “Saya mohon doa restu dari masyarakat Riau,” ujarnya.

Saat ini, usai Annas sudah mencapai 72 tahun. Namun Annas masih terlihat enerjik. Mantan guru SMP ini berpengalaman panjang di birokrasi dan politik, sebelum akhirnya terpilih menjadi Bupati Rokan Hilir dua periode dan ketua DPD I Partai Golkar Riau.

Wakil Sekretaris DPD I Golkar Riau, Gumpita menyakan, DPD I Riau sudah sangat solid mendukung Annas maju. "Track record Pak Annas tidak perlu diragukan. Beliau dua kali menjadi bupati. Bahkan, para periode dua bisa menang telak. Beliau juga kader Golkar tulen. Karenanya, kami solid mendukung beliau maju jadi cagub Riau," ujarnya. [zul]


Baca juga:
KEBRUTALAN GENG MOTOR KLEWANG, DARI PENGANIAYAAN HINGGA PEMERKOSAAN
TAHANAN NARKOBA BABAK BELUR DIANIAYA SIPIR RUTAN
KPK DIDESAK BERANI TANGKAP EKS BUPATI BENGKALIS SYAMSURIZAL
TERCATAT, SUDAH 6 WARGA RIAU TEWAS TERSAMBAR PETIR
SAKSI RUSLI ZAINAL DIINTEROGASI PENYIDIK KPK DI PEKANBARU


Komentar Pembaca
Cetak SDM Berdaya Saing Tinggi, Kementerian PUPR Tingkatkan Komposisi Karyawan Teknis
 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dipercaya Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk mengge ...

Djarot Bangga Jadi Pembaca Naskah Perumusan Pancasila Bung Karno
blitz.rmol.co
 

Noemie Happart, Ciuman Dengan Yannick Ferreira

Selebrasi gol unik penyerang Atletico Madrid, Yannick Ferreira Carrasco pa ...

 

Kalau Sudah Tunangan Nikahnya Kapan, Nez?

Diduga Agnez dan Wijin sudah tunangan sebelum jalinan asmara mereka go pub ...

 

January Jones, Belajar Hidup Dari Anak

Memiliki buah hati adalah pencapaian terbesar bagi January Jones. Model da ...

 

Mulan Jameela, Pamer Maternity Shoot, Kok Disindir Busung Lapar

Dosa apa Mulan Jameela. Entah hal apa pun yang dilakukannya, istri hmad Dh ...

 

Jennifer Aniston, Pernah Ribut, Sedih Ibu Meninggal

Hubungan Jennifer Aniston dan sang ibunda, Nancy Dow memang dikabarkan mer ...

Berita Populer

KPK Harus Usut Dugaan Perkaya Diri Sendiri Oleh Ahok
Lain Gubernur Jakarta, Lain Gubernur Jateng
Djarot: Wacana Pemakzulan Ahok Tidak Akan Efektif