Rakyat Merdeka Online

Home   

Share |

Polda Metro Proses Hukum Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Priok
Minggu, 19 Mei 2013 , 19:47:00 WIB
Laporan: Feriolus Nawali

YUSUF RIZAL/IST
  

RMOL. Polda Metro Jaya segera panggil saksi-saksi proses hukum laporan penyalahgunaan wewenang dan jabatan Kepala Kantor Bea dan Cukai Tanjung Priok, Wijayanta yang dilaporkan Hiplindo (Himpunan Pengusaha Lira Indonesia). Wijayanta dilaporkan karena dianggap menghambat keluarnya barang dari Tanjung Priok.

"BAP di Polda Metro Jaya sudah rampung. Penyidik juga sudah meminta penjelasan dasar hukum atas laporan yang disampaikan. Karena itu kasusnya terus bergulir. Minggu depan saksi-saksi sudah mulai dipanggil," kata Ketua Umum Hiplindo Jusuf Rizal usai di BAP di Kriminal Umum Polda Metro Jaya dalam keterangan pada wartawan di Jakarta, Minggu (19/5).

Menurut Jusuf Rizal, yang juga Presiden Lira dan Ketum Federasi LSM Indonesia (Felsmi) itu, Wijayanta dilaporkan ke Polda setelah upaya mediasi diabaikan. Padahal apa yang dilakukan sudah dikemukakan melanggar aturan. Pengeluaran barang setelah PIB (Pemberitahuan Impor Barang) dibuat Kepala Kantor BC harus sudah mengeluarkan SPPB (Surat Perintah Pengeluaran Barang) paling lama 30 hari.

Namun Wijayanta selaku pejabat publik bukannya menerima masukan malah dinilai secara semena-mena menggunakan jabatannya. Barang ditahan hampir 3 (tiga) bulan. Padahal Peraturan Dirjen Bea dan Cukai No.7/2003 Tentang Tatalaksana Impor Barang Pasal 19 ayat 2 jelas menyebutkan maksimal harus selesai tidak boleh lebih dari 30 hari.

Setelah dikirim Surat Protes malah barang tersebut dikenakan "Notul" (Denda) dari harga Rp.80 jutaan menjadi hampir Rp. 3 miliar.

"Wijayanta telah menggunakan jabatannya melakukan kesewenang-wenangan yang kemudian menimbulkan kerugian secara materil dan moril dengan total ratusan dan bahkan miliaran rupiah. Dia juga melanggar kode etik selaku pejabat yang harus memberikan kepastian hukum dan pelayanan secara profesional," kata Yusuf Rizal lagi. [ian]


Baca juga:
Senin besok, Kompolnas Temui Kabareskrim Bahas LS
Ditahan, Aiptu LS Selanjutnya Digarap Tim Gabungan
Karena Loyal, Pemeriksaan Aiptu LS Harus Tuntas Sampai Atasan
Resmi, Aiptu LS Ditahan di Rutan Bareskrim Mabes Polri
Iberamsjah Khawatir Kasus LS Diselesaikan secara Kekeluargaan


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Indah Kalalo, Baru 3 Tahun, Anak Disiapkan Jadi Model

Anak pertama Indah Kalalo, Ayana, yang baru berusia tiga tahun, kerap ikut ...

 

Indah Dewi Pertiwi, No Problem Calon Suami Duda

Pasrah disebut ngarep dipacari Piyu. Toh sejauh ini Piyu sudah memberikan ...

 

Lauren Goodner, Pamer Foto Setengah Bugil

Bintang program televisi Inggris, The Only Ways Is Essex ini kembali membu ...

 

Vicky Shu, Minder Nyari Pacar Yang Kece

Vicky Shu cukup cantik dan seksi untuk ukuran seleb. Toh begitu, ia tak te ...

 

Syahrini, Kerap Gunakan Jet Pribadi, Cuek Disindir Tukang Pamer

Ngaku punya Lamborghini dan sering bepergian memakai jet pribadi. Rasanya ...


Berita Populer

Orang-orang Baik Ini Sangat Pantas Jadi Menteri Jokowi-JK
Jokowi, Haluan Pikir Sri Adiningsih Sangat Neolib!
Disinyalir Dapat Tanda Merah, Rini Soemarno Tak Layak di Kabinet Trisakti