Rakyat Merdeka Online

Home   

Share |

Situs Gunung Padang Berdampak pada Kebangkitan Kebudayaan
Jum'at, 06 September 2013 , 09:44:00 WIB
Laporan: Yayan Sopyani Al Hadi

ILUSTRASI GUNUNG PADANG/NET
  

RMOL. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memiliki Wamendikbud dan Dirjen Kebudayaan jangan menutup mata seolah riset di Gunung Padang adalah peneliatan biasa saja.

"Riset ini berdampak pada kebangkitan kebudayaan," kata inisiator Tim Terpadu Riset Mandiri Gunung Padang, Andi Arief, dalam keterangan tertulis beberapa saat lalu (Jumat, 6/9).

Andi Arief pun menyesalkan kekerasan fisik yang menimpa Tim Tomography di Gunung Padang. Akibat kekerasan yang dilakukan oleh sejumlah orang pad hari kemarin maka tiga orang Tim Tomography di Gunung Padang luka lebam. Mereka terluka akibat ditendang dan dipukuli. Bahkan, ada anggota tim yang sudah berusia 57 tahun ditendang berkali-kali.

Andi Arief yakin otak di balik insiden ini masih sama dengan yang memprovokasi masyarakat bahwa coring merusak situs, dan juga yang pernah mengeluarkan pernyataan bahwa Gunung Padang akan longsor.

"Kejadian kemarin bukan kejadian sederhana, (tapi) dirancang untuk main kayu terhadap peneliti setelah tak ada celah untuk gagalkan secara scientific," ungkap Andi Arief, yang juga Staf Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana.

Soal penelitian yang bisa memicu kebangkitan kebudayaan ini sudah disampaikan oleh Ketua Tim Peneliti Katastropik Purba, Dr Danny Hilman. Kata Danny, akumulasi hasil riset Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) yang dilakukan dalam dua tahun terakhir ini berhasil membuktikan bahwa situs ini bukan hanya luarbiasa bahkan boleh dibilang "beyond imagination". Misalnya, situs megalitik ini berupa struktur teras-teras yang tersusun dari batu-batu kolom basaltik andesit yang terlihat dipermukaan bukan hanya menutup bagian atas bukit seluas 50x150 m2 saja tapi menutup seluruh bukit seluas minimal 15 ha. Gunung Padang adalah monumen megah seperti Machu Pichu di Peru.

Bisa disimpulkan, Gunung Padang terbukti benar-benar mahakarya arsitektur dari peradaban tinggi kuno yang hilang atau belum dikenal saat ini. Dengan kata lain, temuan bangunan di bawah Gunung padang adalah "breakthrough" untuk dunia ilmu pengetahuan dan sekaligus akan menjadi kebanggaan nasional yang tidak ternilai. [ysa]


Baca juga:
Andi Arief: Otak di Balik Kekerasan pada Tim Tomography Sama dengan Provokator Sebelumnya
Rongga Gunung Padang
Status Gunung Guntur Jadi Waspada
Penelitian Gunung Padang Beyond Imagination...
Gempa 5,5 SR Dirasakan Keras di Pesisir Selatan


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Dewi Gita & Armand Maulana, Duet Perdana Di Ultah Nikah Ke-20 Tahun

Rumahtangga Dewi Gita dan Armand Maulana sudah berjalan 20 tahun. Sebuah ...

 

Olla Ogah Kecipratan Duit Batubara Rp 6 M

Pihak keluarga menepis Olla terlibat pencucian uang. Diklaim bisnis batu b ...

 

Marah Pacar Ditaksir Anak

Setelah kisah cintanya dengan Brahim Zaibat berakhir tahun lalu, Madonna l ...

 

Luna Maya, Enak Dipacarin Reino Barack Ketimbang Ariel

Waktu sama Ariel, pacaran emosional, dibawa ke hati. Sama Reino lebih sant ...

 

Risty Tagor, Masih Bisa Kok Rujuk Bareng Rifky Balweel

Suara sumbang perihal alasan Risty Tagor menggugat cerai Rifky Balweel mul ...


Berita Populer

Jokowi: Negara Tidak Efisien, Banyak Anggaran yang Bocor
Singapura Ketar-ketir Sama Jokowi dan Hutan Indonesia
Inilah Tujuh Menteri SBY yang Kompak Mau Mundur Bulan Ini