Verified

Kemendikbud Target 896 Ribu Siswa Yatim Piatu Terima KIP di 2017

kemendikbud  RABU, 04 JANUARI 2017 , 20:25:00 WIB | LAPORAN: SAMRUT LELLOLSIMA

Kemendikbud Target 896 Ribu Siswa Yatim Piatu Terima KIP di 2017

Muhadjir Effendy/Net

RMOL. Sebanyak 896 ribu siswa yatim/piatu ditargetkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai penerima manfaat Kartu Indonesia Pintar (KIP) di 2017.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, juga sudah sangat siap menyalurkan KIP kepada anak yatim/piatu se-Indonesia sebagaimana arahan yang sebelumnya diutarakan Presiden RI, Joko Widodo.

"Siswa yatim/yatim piatu sebanyak 896 ribu akan mendapat KIP 2017," jelas Dirjen Dikdasmen Kemdikbud, Hamid Muhammad dalam keterangannya, Rabu (4/1).

Kendati begitu, jumlah penerima manfaat KIP tidak ada penambahan, yakni 16.487.872 anak.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, Kemdikbud akan menyalurkan KIP untuk anak yatim berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

"Yang sudah ada sebanyak 40 ribu lebih. Tetapi masih perlu divalidasi dan kemungkinan bisa tambah," ujarnya.

Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu menambahkan, validasi akan dilakukan dengan data yang ada di Kementerian Sosial (Kemsos).

Perkiraan Muhadjir, akan ada penambahan jumlah penerima manfaat KIP yang disalurkan melalui masing-masing sekolah.

"Sekolah ikut bertanggung jawab mencari dan mengajak masuk sekolah anak usia sekolah di sekitarnya," tandasnya. [sam]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
100%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
AHY Kandidat Terkuat Demokrat

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

, 20 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

, 20 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Sigit Diperiksa KPK

Sigit Diperiksa KPK

, 20 OKTOBER 2017 , 03:50:00

Salat Maghrib Berjamaah

Salat Maghrib Berjamaah

, 21 OKTOBER 2017 , 00:50:00

Kritisi Jokowi-JK

Kritisi Jokowi-JK

, 21 OKTOBER 2017 , 05:01:00