Berita Politik

IndiHome Digital Home Experience

Produksi Jagung Indonesia Berhasil Tekan Impor, Negara Tetangga Heran

Kementerian Pertanian  JUM'AT, 21 APRIL 2017 , 12:00:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Produksi Jagung Indonesia Berhasil Tekan Impor, Negara Tetangga Heran
RMOL. Negara tetangga dikabarkan terheran-heran melihat langkah agresif pemerintah Indonesia mendorong ketahanan pangan melalui produksi jagung.
"Hari ini sudah jelang bulan Mei dan belum ada permintaan impor," kata Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, di anjungan kapal pembawa 10.015 ton jagung yang akan dikirim dari Gorontalo ke Banten (Jumat, 21/4).

Amran menjelaskan bahwa baru dua tahun terakhir ini Indonesia membuat geger dunia karena angka impor yang merosot.

"Tahun lalu 66 persen impor jagung turun, dan pengkontribusi terbesarnya adalah termasuk Gorontalo," ujarnya.

Bahkan, kata Amran, hal itu membuat negara Malaysia terheran-heran. Malaysia mendatangkan delegasi dua menteri untuk mempelajari apa langkah yang dilakukan Indonesia menghentikan impor jagung.

"Malaysia impor 3 juta (ton) setiap tahun. Kita 3,6 hingga 4 juta. Tapi tiba-tiba 3 juta impor kita hilang," kata Amran.

"Kita sama-sama mengimpor dari Argentina dan Amerika. Mereka berhenti, kita lanjut," sambung Amran.

Karena itulah Amran menggarisbawahi kesiapan pihak kementerian untuk menambah bantuan serta peralatan demi mendorong produksi yang lebih tinggi.

"Jangan kita wariskan kemiskinan pada generasi kita. Jangan kita wariskan impor," tegasnya. [ald]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Demokrat Tuntut Antasari Minta Maaf

Demokrat Tuntut Antasari Minta Maaf

, 22 MEI 2017 , 17:39:00

Trump Ditegur Raja Salman

Trump Ditegur Raja Salman

, 22 MEI 2017 , 15:00:00

Calon Taruna Akmil

Calon Taruna Akmil

, 20 MEI 2017 , 05:12:00

Miryam Diperiksa

Miryam Diperiksa

, 20 MEI 2017 , 01:50:00

Sepakbola Di Tepi Ciliwung

Sepakbola Di Tepi Ciliwung

, 20 MEI 2017 , 03:35:00