Berita Politik

Telkom Indonesia
Rita Widyasari

Bongkar Kalau Ada Korupsi Pembelian Alutsista

MPR RI  KAMIS, 18 MEI 2017 , 15:55:00 WIB | LAPORAN: HENDRY GINTING

RMOL. Kemungkinan terjadinya praktik korupsi dalam pembelian alat utama sistem pertahanan (alutsista) dari negara Tiongkok, Komisi Pemberantasan Korupsi diminta turun tangan melakukan penyelidikan.

Begitu dikatakan Wakil Ketua MPR RI Mahyudin terkait insiden meledaknya Meriam Giant Bow yang menewaskan empat prajurit TNI saat menggelar latihan di Natuna Rabu kemarin (17/5).

"Jadi, kalau ada kemungkinan terjadinya korupsi dalam pengadaan alutsista produk China ya dibongkar," ujarnya di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (18/5).

Politisi Partai Golkar itu mempertanyakan alasan TNI membeli produk senjata dari Tiongkok seperti Meriam Giant Bow tersebut.

"Buat apa beli harga murah kalau justru mencelakakan prajurit TNI sendiri," kata Mahyudin.

Dia mengaku tidak sreg dengan apapun produk buatan Tiongkok, terutama dari sisi kualitas. Begitu juga dengan produk mesin perangnya

"Kalau sudah tahu jelek kenapa harus beli produk China. Lebih baik dibeli dari negara lain walaupun lebih mahal tapi baik dari sisi kualitas," beber Mahyudin.

Menjawab pertanyaan apakah Indonesia harus membeli alutsista dari Amerika Serikat itu, dia memastikan tidak perlu. Menurut Mahyudin, masih banyak negara seperti Jerman dan Turki yang memproduksi alutsista berkualitas baik daripada produk Tiongkok.

"Masih banyak negara lain yang perlu dipertimbangkan. Kalau Amerika terlalu arogan dengan ancaman mencabut embargo," imbuhnya. [wah]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Bendera RI Dilecehkan, Dubes Rusdi Diam Saja?
OTT Di PN Jaksel

OTT Di PN Jaksel

, 21 AGUSTUS 2017 , 15:00:00

Duet Putra SBY

Duet Putra SBY

, 19 AGUSTUS 2017 , 19:44:00

Panjat Pinang Kemerdekaan

Panjat Pinang Kemerdekaan

, 19 AGUSTUS 2017 , 03:37:00

Memeriksa Tubuh Pelaku

Memeriksa Tubuh Pelaku

, 19 AGUSTUS 2017 , 20:31:00