Rita Widyasari

Kemenkop Perkuat Kelembagaan Bank Sampah

Kemenkop dan UKM  RABU, 30 AGUSTUS 2017 , 16:19:00 WIB

Kemenkop Perkuat Kelembagaan Bank Sampah
RMOL. Bank sampah memiliki potensi besar dalam menopang pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, kelembagaan unit-unit bank sampah perlu didorong dan diperkuat dengan melakukan sinergi yang saling menguntungkan dan mengelompokkannya menjadi badan hukum koperasi.

Sehingga, bisa lebih mudah akses ke sumber-sumber produktif, seperti pemasaran, pembiayaan, teknologi, dan lainnya dalam rangka mengembangkan usaha.

Hal itu dikatakan Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Agus Muharram saat membuka workshop Pengembangan Kemitraan KUMKM Bank Sampah dalam Rangka Penguatan Usaha, di Jakarta, Rabu (30/8). Acara dihadiri pula oleh Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM Abdul Kadir Damanik.

Di depan 120 peserta, Agus menyebutkan bahwa untuk mengembangkan UMKM bank sampah perlu dilakukan langkah-langkah antisipatif dari hulu hingga hilir, seperti meningkatkan capacity building pengelola bank sampah, kemitraan dengan instansi terkait, perluasan pemasaran, pembiayaan, serta pendampingan.

"Tujuannya, meningkatkan efektifitas pengelolaannya dan pengembangan produk derivatifnya," ujarnya.

Untuk itu, lanjut Agus, Kemenkop dan UKM memiliki beberapa program yang dapat memperkuat unit-unit bank sampah. Diantaranya, ijin usaha mikro dan kecil (IUMK) secara gratis.

"Diharapkan melalui IUMK ini lebih memudahkan unit-unit bank sampah akses ke sumber pembiayaan seperti yang sudah dilakukan di Makassar kepada lima unit bank sampah oleh Bank BRI," jelasnya.

Program lainnya yaitu pendampingan untuk meningkatkan kemampuannya dalam mengelola sampah menjadi produk yang bernilai ekonomi.

"Juga, memfasilitasi sinergi pengelola bank sampah ke mitra strategis, baik di hulu maupun hilirasi seperti dalam pemasaran produk, pengembangan produk dan lainnya," beber Agus.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM Abdul Kadir Damanik mengakui bahwa keberadaan unit-unit bank sampah di masyarakat sudah berkembang. Namun, kelembagaan bank sampah yang ada belum berjalan dengan optimal.

"Untuk itu, perlu dilakukan perkuatan terhadap kelembagaan bank sampah agar dapat berkembang dengan efektif dan efisien," katanya.

Sementara itu, salah satu pembicara workshop yaitu Rahmat Hidayat dari Koperasi BSM (Bank Sampah Malang) dari Kota Malang, Jawa Timur menyatakan bahwa sampah bisa memiliki nilai ekonomis bila dipilah-pilah sesuai jenisnya.

"Bahkan, harga sampah setelah dipilah yang ada di BSM saat ini menjadi acuan harga bagi para pelapak atau pengumpul sampah di Kota Malang," ujarnya.

Sedangkan untuk daur ulang menjadi produk harus bisa menjadi produk yang menarik dan diminati pasar. Artinya, bank sampah bila akan mendaur ulang sampah menjadi produk, harus mengikuti keinginan pasar.

"Dengan kita mengenal pasar, kita pun bisa memilah bahan baku sampahnya. Karena, masing-masing jenis itu punya pasar sendiri-sendiri. Misalnya, sampah plastik itu banyak jenisnya. Kita tetapkan dulu sampah plastik jenis apa yang dibeli bank sampah. Dari sumber bahan bakunya, kita sudah petakan jenis dan manfaatnya," jelas Rahmat.

Dia menyarankan agar bank sampah memiliki produk berharga mahal, maka harus melakukan spesialisasi.

"Misalnya, bank sampah khusus menerima bahan baku sampah dari kertas. Jadi, hanya menerima kertas saja bukan yang lainnya. Begitu juga dengan plastik, karena plastik juga banyak jenisnya. Makin mahal lagi misalnya lebih spesifik lagi dengan plastik warna tertentu", pungkas Rahmat. [wah/***] 

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%
Kesehatan Setnov Belum Stabil

Kesehatan Setnov Belum Stabil

, 22 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

Rizieq Pulang, Polisi Tunggu Di Bandara

Rizieq Pulang, Polisi Tunggu Di Bandara

, 21 SEPTEMBER 2017 , 21:00:00

HUT TNI 72

HUT TNI 72

, 22 SEPTEMBER 2017 , 05:10:00

Dukung Kemajuan Ekonomi Digital

Dukung Kemajuan Ekonomi Digital

, 22 SEPTEMBER 2017 , 00:35:00

Kunjungi Booth BCA Di Banking Expo

Kunjungi Booth BCA Di Banking Expo

, 22 SEPTEMBER 2017 , 01:23:00