Rita Widyasari

Hanya Satu Kata, Biadab!

Suara Publik  MINGGU, 03 SEPTEMBER 2017 , 06:52:00 WIB

KATA  "Biadab" pantas untuk menggambarkan aksi barbar kaum Budha Myanmar terhadap umat Islam. Aksi pembunuhan massal ini adalah pelanggaran HAM berat dan para pelakunya pun layak diseret dalam pengadilan HAM Internasional. Aksi barbar ini bukanlah aksi pertama yang terjadi di Myanmar, namin sudah berulang kali. Dan tidak menutup kemungkinan jika dibiarkan, akan menyulut api kemarahan umat Islam sedunia.

Sebenarnya aksi Biadab Budha Myanmar ini bertolak belakang dengan ajaran yang mereka miliki. Seperti yang saya kutip dari website pemuda Budha Indonesia dikatakan bahwa sekitar 700 tahun yang lalu di Jepang, seorang Maha Bodhisattva, Nichiren Shonin, seorang reformis Buddhisme menuliskan sebuah surat untuk murid-muridnya, sebagai berikut :

“Kita harus menghargai semua kehidupan mulai dari yang paling bijaksana sampai yang paling rendah, serta juga kepada binatang seperti nyamuk atau mahluk lainnya. Oleh karena itu, perbuatan apa pun yang tidak menghargai kehidupan adalah sebuah kejahatan terbesar. Ketika Sang Tathagata muncul didunia saha ini, Ia menunjukkan welas asih yang besar terhadap semua kehidupan dengan membabarkan ajaranNya. Untuk menunjukkan rasa welas asihnya, Ia tidak melakukan pembunuhan untuk makanan dan minumanNya dan ini merupakan wujud ajaran pertamanya . ” ( Myomitsu Shonin Goshosoku, 1276)

Nichiren Shonin menjadikan pemahaman dan nilai-nilai ini sebagai wujud penghargaan bagi sebuah kehidupan yang mengacu pada apa yang diajarkan oleh Buddha Sakyamuni. Nilai-nilai kemanusiaan dalam Buddhisme dicerminkan dalam Pancasila Buddhis yakni; Tidak Membunuh, Tidak Mencuri, Tidak Berzinah, Tidak Berbohong, Tidak Meminum Minuman Keras. Jika kita mampu menempatkan nilai-nilai ini dalam hati, pikiran dan badan kita, maka segala kekerasan, kebencian dan pertengkaran akan terhindarkan.

Pertanyaan kemudian, dimanakah nilai-nilai Pancasila Budhis itu berada? Saya pun tak melihat tindakan serius yang dilakukan oleh pemimpin agama Budha yang ada di Indonesia? Kita wajib curiga dengan diamnya para pemimpin Budha di Indonesia karena terkesan membiarkan penganiayaan dan aksi barbar ini terus berlanjut. Jika ini terus dibiarkan dan tidak mendapat respon dari umat Budha yang ada di Indonesia untuk menghentikan aksi brutal kaum Budha Myanmar, bukan tidak mungkin api kemarahan ummat Islam akan menyambar kepada penganut Budha yang ada di Nusantara.[***]


M. Abrar Parinduri

Dosen PTIS Jakarta


Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
100%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Kesehatan Setnov Belum Stabil

Kesehatan Setnov Belum Stabil

, 22 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

Rizieq Pulang, Polisi Tunggu Di Bandara

Rizieq Pulang, Polisi Tunggu Di Bandara

, 21 SEPTEMBER 2017 , 21:00:00

HUT TNI 72

HUT TNI 72

, 22 SEPTEMBER 2017 , 05:10:00

Dukung Kemajuan Ekonomi Digital

Dukung Kemajuan Ekonomi Digital

, 22 SEPTEMBER 2017 , 00:35:00

Kunjungi Booth BCA Di Banking Expo

Kunjungi Booth BCA Di Banking Expo

, 22 SEPTEMBER 2017 , 01:23:00