Hanura

Seniman & Budayawan Papua Minta Pembangunan Dipercepat

Ogah Ketinggalan Seperti Di Masa Lalu

Bongkar  RABU, 01 NOVEMBER 2017 , 09:29:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Seniman & Budayawan Papua Minta Pembangunan Dipercepat

Foto/Net

RMOL. Para pelaku seni, komunitas dan pemerhati budaya terus mendorong percepatan pembangunan Papua. Pasalnya, perhatian pemerintah saat ini kepada mereka sangat besar dalam menggali dan mempromosikan seni budaya Bumi Cendrawasih di ibukota.

Pelaku seni Papua, William Swaki mengatakan, membangun dan mempromosikan budaya Papua di Jakarta sangat sulit dilakukan, bahkan hal itu sudah terjadi sejak tahun 1980-an. Sebab, kata dia, saat itu dari kalangan pelaku seni tidak punya dana untuk mempromosikan kegiatan seni dan budaya Papua.

"Tapi kami tetap komitmen membangun dan mempromo­sikan seni dan budaya Papua. Melalui group musik Rio Grime kami terus bergerak, agar Papua tetap dipandang sebagai bagian integral negara ini" tegasnya, dalam acara "Konsultasi dan Konsolidasi Pemerintah Provinsi Papua dengan Komunitas Pemerhati Budaya Papua" di Jakarta, kemarin.

Namun kondisi saat ini, kata William, berbeda dengan sebel­umnya, karena Gubernur Papua Lukas Enembe sangat perhatian dengan promosi dan perkemban­gan budaya Papua di ibukota.

"Visi dan Misi Gubernur un­tuk mewujudkan Papua bangkit, mandiri dan sejahtera, mendorongpara seniman Papua bangkit dan terus menggali potensi seni dan budaya Papua yang sampai saat ini masih banyak belum digali dan ditunjukkan kepada masyarakat luas," ujarnya.

Sementara Kepala Kantor Badan Penghubung Provinsi Papua, Alexander Kapisa mengatakan, pihaknya siap men­jadi wadah dan etalase seni Papua yang ada di Jakarta. "Para pelaku seni dan pemerhati bu­daya Papua yang ada di Jakarta agar terus menjalin komunikasi dengan kami," harapnya.

Menurut Alexander, kantor penghubung Papua di Jakarta akan dijadikan wadah dan eta­lase seni budaya Papua, sehing­ga semuanya dapat terorganisir dengan baik dan pemerintah provinsi (Pemprov) bisa terus memberikan dukungan kepada seniman-seniman Papua ada di Jakarta.

Sebagai daerah yang sangat dikenal dengan beraneka ragam seni, kerajinan tangan, tari-tarian etnik dan kegiatan-kegiatan spir­itual lainnya, jelas Alexander, peran pelaku seni dan pemerhati budaya sangat strategis dalam mempromosikan budaya Papua, baik di dalam negeri maupun ke mancanegara.

Dengan menggunakan pola pendekatan pembangunan lima wilayah adat, katanya, maka fokus pembangunan di berbagai sektor dapat menjadi lebih baik, termasuk memunculkan potensi seni dan budaya di masing-masing wilayah adat tersebut.

"Disinilah letak strategis ker­jasama antara pemerintah dengan para pelaku seni dan komunitas pemerhati budaya Papua. saling mengisi satu sama lain, sehingga akan memberikan dampak yang positif untuk Provinsi Papua," jelasnya.

Untuk itu, lanjut Alexander, pihaknya memandang perlu melakukan konsultasi, konsoli­dasi dan koordinasi dengan para pelaku seni dan komunitas pe­merhati budaya Papua, untuk sa­ma-sama mendiskusikan, seperti apa perjalanan seni dan budaya Papua selama ini, dan seperti apa sebaiknya yang dilakukan pemerintah ke depannya.

Lebih jauh menyangkut pem­bangunan di Papua, Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sejak awal memang bertekad mengha­pus kesenjangan pembangunan antara Kawasan Indonesia Barat dengan Kawasan Indonesia Timur.

Salah satu fokus pembangu­nan di Kawasan Indonesia Timur adalah Papua. Berdasarkan data Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, kawasan Papua adalah daerah yang paling banyakmasuk dalam kategori kabupaten daerah tertinggal.

Tercatat di Propinsi Papua Barat terdapat 7 kabupaten daerah tertinggal, sedangkan di Propinsi Papua terdapat 26 kabupaten daerah tertinggal. Dari total 5.204 desa yang ada di Papua, sebanyak 4.049 atau 77,81 persendiantaranya merupakan desa tertinggal.

Hal ini tentu menjadi perhatian utama pemerintah, terutama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dalam upaya men­gentaskan daerah tertinggal yang ada di Papua. ***

Komentar Pembaca
720 Pengacara Siap Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Siap Bela Rizal Ramli

, 17 SEPTEMBER 2018 , 19:00:00

Demokrat: Artikel Asia Sentinel Abal-abal

Demokrat: Artikel Asia Sentinel Abal-abal

, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

Djoko Santoso: Kami Hormati Pilihan Pak Gatot Nurmantyo
<i>Asia Sentinel</i>: Pemerintahan Era SBY Cuci Uang Rp 177 Triliun
Aksi Mahasiswa UIR Pekanbaru Tempeleng Jutaan Mahasiswa Indonesia
KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

Politik17 September 2018 07:25

Kabareskrim Mau Tangkap Hendropriyono, Arief: Itu Kabar Bohong
Relawan Siap Menangkan Prabowo-Sandi Di Aceh

Relawan Siap Menangkan Prabowo-Sandi Di Aceh

Politik18 September 2018 05:35

Tingkatkan Persatuan Pemuda Lewat Kegiatan Keagamaan
KPK Telusuri Peran TGB Dalam Divestasi Saham Newmont
Hukuman Baru Yang Dicepatkan

Hukuman Baru Yang Dicepatkan

Dahlan Iskan18 September 2018 05:00

DPRD Bingung OK OCE Sampai Jualan Ikan Cupang

DPRD Bingung OK OCE Sampai Jualan Ikan Cupang

Nusantara18 September 2018 04:38