Hanura

Nollywood

Menuju Peradaban  MINGGU, 04 FEBRUARI 2018 , 08:12:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Nollywood

Ilustrasi/Net

SEMULA saya menduga bahwa produsen film terbesar adalah Amerika Serikat yang dikenal dengan sebutan Hollywood. Ternyata saya keliru sebab pada kenyataan produsen film terbesar di planet bumi jamanow adalah India yang dikenal dengan sebutan Bollywood.

Kemudian saya menduga produsen film terbesar yang nomor dua adalah Amerika Serikat. Namun ternyata saya masih juga keliru. Maka saya menduga produsen film terbesar nomor dua adalah China mengingat negara dengan populasi terbesar adalah RRChina. Namun kembali saya keliru. Ternyata produsen film terbesar nomor dua di dunia masa kini adalah Nigeria yang dikenal dengan sebutan Nollywood.

Nigeria

Kamus Oxford mendefinisikan Nollywood sebagai nama untuk industri film populer Nigeria yang berbasis di Lagos. Istilah Nollywood berawal dari sebuah artikel yang ditulis oleh Norimitsu Onishi. Menurut Onishi, Nollywood berasal dari frase kiasan "Nothing Wood" yang berarti "menciptakan sesuatu dari ketiadaan".

Istilah itu diciptakan karena tatkala Onishi tengah meneliti kegiatan pembuatan film di Lagos, Nigeria, ia menemukan fakta bahwa peralatan dan perlengkapan yang digunakan guna membuat film bersifat apa adanya dan kurang memadai.

Tema film Nollywood berkisah tentang bagaimana cara mengatasi kejahatan, masalah moral, konflik agama dan tentang pria kaya  jatuh cinta pada gadis miskin. Bahasa yang digunakan pada film Nollywood bervariasi, berasal dari bahasa lokal di Nigeria, di antaranya adalah Bahasa Pidgin, Igbo, Yoruba dan Hausa.

Griot


Lahirnya Nollywood tak terlepas dari budaya bercerita yang dilakukan di Afrika, terutama Nigeria. Di Afrika Barat, termasuk Nigeria ada tradisi griot. Griot berarti pencerita atau storyteller. Griot biasanya menurun.

Dengan kata lain, jika seorang ayah atau ibu adalah seorang griot, maka biasanya sang anak akan mengikuti latar belakang orang tuanya.

Dalam tradisi ini, orang tua akan mengumpulkan anak-anaknya kemudian ia akan bercerita tentang aneka ragam tema kehidupan.

Sejak zaman penjajahan, bioskop-bioskop telah berdiri di kota-kota besar di Nigeria. Namun saat itu industri film Nigeria belum dikelola oleh orang Nigeria sendiri, melainkan oleh orang asing.

Keterlibatan aktor Nigeria dalam dunia seni peran baru dimulai dalam film Palaver yang dirilis pada 1926. Film yang diproduseri oleh Geoffrey Barkas itu menjadi film Nigeria pertama yang menampilkan aktor asli Nigeria bercerita tentang konflik antara petugas kolonial Inggeris dan penambang timah.

Ola Bolagun

Nigeria baru dapat memproduksi dan merilis film sendiri 10 tahun setelah merdeka, tepatnya sekitar tahun 1970an. Film Nigeria pertama adalah "Kongi's Harvest." Walau sutradara film Palaver adalah seorang warga negara Amerika bernama Ossie Davies, produser film tersebut adalah warga pribumi Nigeria, Ola Bolagun.

Pada tahun 1972 untuk menghadapi arus budaya asing, pemerintah Nigeria melalui kepala pemerintahan Yakubu Gowon kemudian mengeluarkan Keputusan Indigenisasi.

Dalam keputusan itu pemerintah memberikan aturan berupa mengalihkan kepemilikan 300 bioskop yang dikelola oleh orang asing kepada orang Nigeria serta melibatkan lebih banyak orang Nigeria dalam pembuatan film.

Cry Freedom

Pada 1973 dan 1978 terjadi booming  minyak bumi. Hal itu berpengaruh pada perkembangan perfilman di Nigeria. Banyak pengusaha asing terutama dari Lebanon dan India melakukan investasi pada industri film Nigeria. Produser Lebanon bahkan telah membuat film berjudul "Son of Africa". Saya pribadi mengagumi film “Cry Freedom”.

Sekitar tahun 1980-an, Nigeria mengalami kemerosotan ekonomi dan gejolak politik. Akibatnya, banyak film yang menggambarkan kondisi Nigeria saat itu. Setelah sempat mengalami 'mati suri' pada era yang sama, industri film Nigeria akhirnya bangkit kembali pada era 1990-an. Saluran Silver Bird TV menjadi salah satu yang teraktif dalam menayangkan film-film Nigeria.

Dampak Ekonomis

Melalui Nollywood, banyak warga Nigeria memperoleh lahan kerja. Setidaknya 1 juta orang bekerja pada industri film Nigeria.

Nollywood mampu menghasilkan uang hingga 300 juta dolar per tahun. Kemudian dengan total produksi sebanyak 1.844 film selama 2013 yang bernilai 3,3 miliar dolar, Nollywood memberikan kontribusi pada 1,4 persen total Pendapatan Domestik Bruto Nigeria.

Keuntungan ekonomis juga didapatkan dari kegiatan ekspor film-film Nollywood ke negara lain. Melalui teknologi satelit kini masyarakat dunia dapat menonton film Nollywood dari rumah masing-masing.[***]


Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kebudayaan



Komentar Pembaca
Lain Padang Lain Belalang

Lain Padang Lain Belalang

RABU, 21 FEBRUARI 2018

Bravo, Ara<i>!</i>

Bravo, Ara!

SELASA, 20 FEBRUARI 2018

Yang Penting Persija Menang, Saya Bangga<i>!</i>
Kritik Keliru Sasaran

Kritik Keliru Sasaran

MINGGU, 18 FEBRUARI 2018

Empat Pertanyaan Konyol

Empat Pertanyaan Konyol

SABTU, 17 FEBRUARI 2018

Memerangi Fitnah

Memerangi Fitnah

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

, 20 FEBRUARI 2018 , 15:00:00

Tak Ada Nama SBY-Ibas Di Kasus KTP-El

Tak Ada Nama SBY-Ibas Di Kasus KTP-El

, 20 FEBRUARI 2018 , 13:00:00

SBY Lantik AHY

SBY Lantik AHY

, 18 FEBRUARI 2018 , 00:31:00

Yang Lolos Dan Tak Lolos

Yang Lolos Dan Tak Lolos

, 18 FEBRUARI 2018 , 01:23:00

RR Dikawal Cakra Buana

RR Dikawal Cakra Buana

, 16 FEBRUARI 2018 , 13:26:00