Hanura

Schadenfroh

Menuju Peradaban  KAMIS, 12 APRIL 2018 , 08:09:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Schadenfroh

Jaya Suprana/RMOL

BAPAK Psikologi, Sigmund Freund menulis mahakarya-mahakaryanya dalam bahasa Jerman. Maka banyak istilah psikologi terbakukan dalam bahasa Jerman, misalnya istilah untuk suatu jenis perasaan yang disebut Schadenfreude yang juga popular sebagai Schadenfroh. Schadenfroh terdiri dari dua kata Schaden yang bermakna musibah sementara Froh bermakna  gembira. Maka Schadenfroh bermakna perasaan gembira ketika menyaksikan orang lain terkena musibah.

PERASAAN

Misalnya ketika wajah Novel Baswedan disiram air keras , berbagai pihak yang merasa kepentingannya terancam alih-alih merasa prihatin malah   Schadenfroh . Ketika Setyo Novanto terkena musibah ditangkap KPK banyak pihak Schadenfroh akibat menganggap mantan Ketua DPR itu memang layak masuk penjara.

Ketika Sukmawati sambil menangis memohon maaf atas pembacaan puisi yang membandingkan cadar dengan konde serta nyanyian ibu dengan suara azan maka berbagai pihak alih-alih memaafkan malah “nyukurin” puteri Bung Karno dilaporkan ke polisi akibat dianggap kualat terhadap Habib Rieziq Shihab yang dilaporkan Sukmawati ke Bareskrim Mabes Polri atas tuduhan penistaan Pancasila.

Ketika warga Kalijodo digusur paksa atas nama pembangunan serta tuduhan sebagai lokasi perjudian dan pelacuran maka berbagai pihak malah bersorak sorai dan bertepuk tangan akibat Schadenfroh melihat sesama rakyat Indonesia mengalami musibah kehilangan tempat bermukim.

Sama halnya dengan ketika warga Bukit Duri digusur oleh pemerintah DKI Jakarta maka berbagai pihak dengan euforia Schadenfroh mendukung perlakuan nirkemanusiaan terhadap rakyat yang  difitnah sebagai warga liar, perampas tanah negara, kriminal bahkan PKI padahal terbukti gugatan warga Bukit Duri dimenangkan Pengadilan Negeri serta PTUN dan pernyataan mantan Ketua MK, Prof Mahfud MD serta Menteri Hukum dan HAM, Dr. Yasonna Laoly bahwa penggusuran Bukit Duri pada tanggal 28 September 2016 merupakan pelanggaran hukum secara sempurna.

Mirip dengan Schadenfroh banyak pihak ketika menyaksikan penderitaan warga Palestina yang telah ratusan tahun bermukim di bumi Palestina digusur paksa oleh para pendatang yang kemudian mendirikan negara Israel di bumi Palestina.

OJO DUMEH

Secara tersirat di dalam Alkitab Perjanjian Lama , Schadenfroh tidak dibenarkan oleh Kitab Amsal 24 : 17  yang tersurat sebagai berikut “Jangan bersukacita kalau musuhmu jatuh, jangan hatimu bersuka-ria kalau dia terperosok “. 

Filosof Arthur Schopenhauer memposisikan Schadenfroh sebagai dosa  paling jahat manusia, dengan menyatakan bahwa "dengki adalah perasaan manusia, Schadenfreude adalah perasaan iblis".

 Pusat Studi Kelirumologi menyimpulkan bahwa makin tinggi akhlak seseorang makin rendah kemauan dan kemampuan dirinya untuk menikmati Schadenfroh. Selaras dengan falsafah Jawa kuno: Ojo Dumeh berupaya menyadarkan kita semua agar jangan terkebur merasa Schadenfroh ketika melihat orang lain terkena musibah sebab kita sendiri juga setiap saat bisa terkena musibah. [***]

Penulis adalah pendiri Pusat Studi Kelirumologi dan Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan


Komentar Pembaca
Anugerah MURI Untuk Merah Putih Narapidana
Beirut

Beirut

SENIN, 23 APRIL 2018

Musibah Jembatan Widang

Musibah Jembatan Widang

MINGGU, 22 APRIL 2018

Menghormati Kontrak Politik Jakarta Baru
Anjing Menggonggong Di Padang Pasir
Yaman <i>Jamanow</i>

Yaman Jamanow

RABU, 18 APRIL 2018

Pianis Muda Indonesia Peraih Penghargaan Internasional
Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

, 21 APRIL 2018 , 11:00:00

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

, 19 APRIL 2018 , 01:12:00

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

, 17 APRIL 2018 , 21:28:00

Calon Presiden 2019

Calon Presiden 2019

, 17 APRIL 2018 , 09:04:00