Hanura

Sosiologi Terorisme (8)

Modus Operandi Kelompok Radikal

Tau-Litik  SENIN, 28 MEI 2018 , 11:22:00 WIB | OLEH: NASARUDDIN UMAR

Modus Operandi Kelompok Radikal

Nasaruddin Umar/Net

MODUS operandi kelom­pok radikal yang merupakan cikal bakal kelompok teroris tergolong sangat menakjub­kan. Mereka memiliki karak­ter yang tangguh, konsisten, amat tekun, cerdas, dan sol­id, berani, dan pada saatnya nekat. Dalam menggalang massa, mereka dengan tekun door to door men­cari pengikut dengan penguasaan materi yang lumayan bagus, sehingga orang bisa seperti ter­hipnotis, tertarik untuk mendukung ide-idenya. Minimal mereka membuat diam dan tidak mem­rotes keberadaan kelompok ini. Anak-anak muda yang kosong bisa dengan gampang diisi oleh mereka dengan berbagai cara, termasuk mem­berikan buku-buku, mengirim email secara rutin, meng-SMS setiap kegiatan menarik yang dilaku­kannya. Lama kelamaan pemuda tadi luluh dan terbentuk kesadaran baru di dalam benaknya, minimal bisa memahami ide dasar yang men­dasari misi kelompok tersebut cukup bagus. Dalam beberapa kasus pelajar dan mahasiswa "diculik" untuk "disekolahkan" di dalam satu tempat yang rahasia. Biasanya mereka menu­tup mata korbannya lalu diajak berputar-putar menggunakan kendaraan hingga tiba di sebuah kamar yang dijaga ketat. Di sanalah mereka di­doktrin siang dan malam sampai pada akhirnya dianggap "khatam" dan bisa "diwisuda".


Mesjid dan institusi yang sudah dikuasai dibuatkan Akte Yayasan sebagai badan hukum untuk menampung dana-dana dari dalam kel­ompok maupun dari luar, termasuk bantuan dari luar negeri, untuk membiayai aktivitas mereka. Terkadang juga mendirikan Panti Asuhan, yang anggotanya terdiri atas anak-anak yang tidak mampu atau tidak punya keluarga. Mereka me­nyekolahkan dan sekaligus mendoktrinnya, se­hingga disuruh apapun oleh seniornya mereka mau kerjakan, termasuk melakukan bom bunuh diri jika diperlukan. ***


Komentar Pembaca
Lihai Memainkan Emosi Umat

Lihai Memainkan Emosi Umat

KAMIS, 21 JUNI 2018

Membenahi Kurikulum Pelajaran Agama
Bahaya Politisasi Dalil Agama

Bahaya Politisasi Dalil Agama

SENIN, 11 JUNI 2018

Fenomena Max Gabril

Fenomena Max Gabril

MINGGU, 10 JUNI 2018

Menyalahi Filosofi Agama

Menyalahi Filosofi Agama

JUM'AT, 08 JUNI 2018

Melangitkan Agama Bumi

Melangitkan Agama Bumi

SELASA, 05 JUNI 2018

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Foto Skuad Cendana

Foto Skuad Cendana

, 15 JUNI 2018 , 18:53:00

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

, 15 JUNI 2018 , 13:04:00

Kebersamaan Di Hari Raya

Kebersamaan Di Hari Raya

, 15 JUNI 2018 , 08:43:00