Hanura

OSO: Jangan Buat Pernyataan Yang Timbulkan Kepanikan Publik

DPD RI  RABU, 30 MEI 2018 , 14:24:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

OSO: Jangan Buat Pernyataan Yang Timbulkan Kepanikan Publik

OSO/RMOL

RMOL. Ketua DPD RI, Oesman Sapta turut menyikapi insiden kepanikan penumpang pesawat Lion Air yang terjadi di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (28/5).

Kepanikan itu bermula saat salah satu penumpang bernama Frantinus Nirigi bercanda mengaku membawa bom di dalam tas.

"Lagi tren ya (becanda bom), macem-macem orang ini kadang jahil juga," ujar pria yang akrab disapa OSO di ruang kerja Ketua DPR, Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/5).

Namun demikian, OSO mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memberikan pernyataan yang rawan menimbulkan kecurigaan dan kepanikan publik. Seperti Frantinus yang menjadikan bom sebagai bahan candaan di transportasi umum.

"Inilah kesadaran masyarakat juga dituntut jangan memberikan warning-warning yang mengakibatkan kecurigaan," jelasnya.

Permasalahan radikalisme dan terorisme, kata OSO, harus dipercayakan kepada penegak hukum dan jangan terlalu dibesar-bersarkan.

"Artinya pihak keamanan sudah bekerja keras, jangan kita besar-besarkan, kalau dibesarin makin besar radikal itu," tukas OSO.

Polisi telah memeriksa Frantinus Nirigi (26), penumpang Lion Air rute penerbangan Pontianak-Jakarta yang mengaku membawa bom. Sejauh ini motif pelaku hanya untuk bercanda. [ian]

Komentar Pembaca
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

, 22 JUNI 2018 , 11:00:00

Rachmawati: Ada Deal Politik Di SP3 Kasus Sukma
Salat Id Di Lebanon Selatan

Salat Id Di Lebanon Selatan

, 16 JUNI 2018 , 22:13:00

Liburan Di Monas

Liburan Di Monas

, 16 JUNI 2018 , 14:40:00

<i>Open House</i> Ketua Majelis Syuro PKS

Open House Ketua Majelis Syuro PKS

, 16 JUNI 2018 , 16:48:00