Hanura

Calon Yang Menang Atau Kalah Harus Tunjukkan Kemuliaan Hati

DPD RI  KAMIS, 28 JUNI 2018 , 21:30:00 WIB | LAPORAN: HENDRY GINTING

Calon Yang Menang Atau Kalah Harus Tunjukkan Kemuliaan Hati

Foto/Net

RMOL. Perhelatan Pilkada Serentak 2018 di 171 daerah baru saja menyelesaikan salah satu tahapan paling krusial yaitu pemungutan dan penghitungan suara.

Secara umum, proses itu berlangsung lancar sekaligus membuktikan rakyat Indonesia sudah matang dan dewasa dalam berdemokrasi.

Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris mengungkapkan, kelancaran pilkada membuktikan rakyat sudah dewasa dalam berdemokrasi. Sekarang giliran para calon yang berkompetensi menunjukkan kemuliaan hatinya.

Para calon dan pendukung yang unggul versi hitung cepat harus menjaga sikap karena penghitungan sementara bukanlah hasil final. Sementara, calon yang persentase suaranya di bawah menenangkan pendukungnya dan tetap mengawal proses pilkada hingga penetapan oleh Komisi Pemilihan Umum.

Menurut Fahira, para calon yang unggul versi hitung cepat harus terus ingatkan pendukungnya bahwa saat ini bukan hasil resmi. Pemenang yang menentukan adalah KPU. Calon yang persentasenya di bawah juga harus mengajak pendukungnya untuk dewasa menyikapi hasil hitung cepat.

"Sehingga apapun nanti yang ditetapkan KPU termasuk jika berbeda dengan hasil hitung cepat semua pihak menerima. Pilkada bukan segalanya, keakraban kita sebagai warga negaralah yang utama," paparnya di sela memantau persiapan Asian Games 2018 di Kota Palembang, Kamis (28/6).

Senator asal DKI Jakarta itu juga menyampaikan selamat kepada pasangan calon yang unggul versi hitung cepat.

"Selamat kepada Ibu Khofifah di Jatim, Pak Ganjar di Jateng, Kang Emil di Jabar, Pak Zulkiflimansyah di NTB, Pak Edy di Sumut, Kang Bima Arya di Kota Bogor, dan para calon di daerah lain yang unggul versi cepat," jelas Fahira.

Meski begitu, dia meminta agar para kontestan pilkada dapat terus mengingatkan pendukungnya bahwa hasil resmi adalah versi KPU.

"Ini penting agar jika ada hasil hitung cepat yang berbeda dengan hasil KPU semua pihak bisa berbesar hati, terutama di daerah di mana selisih suara antar calon sangat tipis," demikian Fahira. [wah]


Komentar Pembaca
Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

, 16 JULI 2018 , 15:00:00

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

, 16 JULI 2018 , 13:00:00

Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

, 11 JULI 2018 , 19:24:00

Bunga Untuk Hakim

Bunga Untuk Hakim

, 12 JULI 2018 , 14:22:00

JK Jadi Saksi

JK Jadi Saksi

, 12 JULI 2018 , 00:26:00