Hanura

KPK Kembali Tahan Dewan Sumut Yang Terima Suap Gatot

Hukum  RABU, 11 JULI 2018 , 21:32:00 WIB | LAPORAN: SWARA SETIA

KPK Kembali Tahan Dewan Sumut Yang Terima Suap Gatot

Tiaisah Ritonga/RMOL

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengirim dua tersangka kasus suap DPRD Sumatera Utara, Mustofawiyah dan Tiaisah Ritonga ke rumah tahanan.

Dua kader partai Demokrat itu akan menginap di rumah tahanan untuk 20 hari kedepan.

Jurubicara KPK Febri Diansyah penahanan Mustofawiyah dan Tiaisah merupakan kepentingan penyidikan. Keduanya merupakan bagian dari 38 anggota DPRD dan mantan anggota DPRD yang terseret kasus suap DPRD Sumatera Utara oleh Gatot Pujo Nugroho.

"TIR (Tiaisah) ditahan 20 hari pertama di Rutan cabang KPK di belakang kantor KPK Kav K-4. MSF (Mustofawiyah) ditahan di Rutan Polres Jaktim," ujar Febri saat dikonfirmasi, Rabu (11/7).

Mustofawiyah keluar dari Gedung KPK yang berada di Kuningan, Jakarta Selatan sudah mengenakan rompi oranye, ia juga mengenakan baju yang sama saat dirinya masuk yaitu kemeja berwarna putih dengan celana hitam dan menenteng jaket biru.

Sementara Tiaisah memilih bungkam saat dicecar pertanyaan oleh awak media. Ia keluar dari kantor lembaga antirasuah dengan mengenakan baju bewarna merah, kerudung hitam dan menenteng tas bewarna coklat tak lupa rompi oranye ikut membalut tubuhnya.

Sebelumnya KPK sudah menahan tujuh orang anggota DPRD Sumut. Mereka adalah Rijal Sirait yang juga merupakan anggota DPD, Anggota Komisi V DPR dari Partai Demokrat Rooslynda Marpaung, Anggota DPR RI dari PPP Fadly Nurzal, Anggota Partai Hanura Rinawati Sianturi, Anggota Partai Gerindra Sonny Firdaus, Anggota Partai Amanat Nasional (PAN) Muslim Simbolon, dan Anggota Partai Golkar Helmiati.

Lembaga yang dipimpin Agus Rahardjo Cs ini mulanya menetapkan tersangka terhadap 38 Anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 dan atau 2014-2019. Mereka ditetapkan menjadi tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam bentuk penerimaan suap dari Gubernur Sumut kala itu yakni Gatot Pujo Nugroho. Mereka diduga menerima suap Rp 300 - Rp 350 juta per orang dari Gatot Pujo Nugroho.

Atas perbuatannya tersebut, 38 Anggota DPRD Provinsi sumut periode 2009-2014 dan atau 2014-2019 disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 jo. pasal 64 ayat (1) dan pasal 55 ayat (1) ke (1) KUH Pidana. [nes]



Komentar Pembaca
720 Pengacara Siap Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Siap Bela Rizal Ramli

, 17 SEPTEMBER 2018 , 19:00:00

Demokrat: Artikel Asia Sentinel Abal-abal

Demokrat: Artikel Asia Sentinel Abal-abal

, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

Djoko Santoso: Kami Hormati Pilihan Pak Gatot Nurmantyo
<i>Asia Sentinel</i>: Pemerintahan Era SBY Cuci Uang Rp 177 Triliun
Aksi Mahasiswa UIR Pekanbaru Tempeleng Jutaan Mahasiswa Indonesia
KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

Politik17 September 2018 07:25

Kabareskrim Mau Tangkap Hendropriyono, Arief: Itu Kabar Bohong
Relawan Siap Menangkan Prabowo-Sandi Di Aceh

Relawan Siap Menangkan Prabowo-Sandi Di Aceh

Politik18 September 2018 05:35

Tingkatkan Persatuan Pemuda Lewat Kegiatan Keagamaan
KPK Telusuri Peran TGB Dalam Divestasi Saham Newmont
Hukuman Baru Yang Dicepatkan

Hukuman Baru Yang Dicepatkan

Dahlan Iskan18 September 2018 05:00

DPRD Bingung OK OCE Sampai Jualan Ikan Cupang

DPRD Bingung OK OCE Sampai Jualan Ikan Cupang

Nusantara18 September 2018 04:38