Hanura

Jubir Kemlu: Indonesia Siap Bantu Libya Jalani Proses Transisi

 JUM'AT, 21 OKTOBER 2011 , 09:24:00 WIB | LAPORAN:

Jubir Kemlu: Indonesia Siap Bantu Libya Jalani Proses Transisi

michael tene/ist

RMOL. Pemerintah Indonesia berharap tidak ada lagi kekerasan yang terjadi di Libya pasca terbunuhnya Muammar Khadafi.

"Kalau diperlukan dan diminta pemerintah Libya saat ini, kita akan memberikan bantuan. Apalagi Indonesia juga pernah mengalami masa transisi. Mungkin bisa berbagi pengalaman," kata Jurubicara Kementerian Luar Negeri, Michael Tene, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 21/10).

Sejak awal konflik di Libya terjadi, kata Michael, sikap pemerintah Indonesia tetap konsisten. Yaitu meminta semua pihak di Libya agar tidak melakukan tindak kekerasan, meminta semua pihak di Libya melindungi warga negara, dan meminta semua pihak di Libya untuk menyelesaikan konflik dengan proses politik yang demokratis.

Sementara hubungan Indonesia dengan Libya akan tetap berjalan dengan baik. Indonesia tidak memandang apakah rezim yang berkuasa adalah Khadafi maupun pemerintahan sementara. Sebab hubungan Indonesia dengan Libya adalah hubungan dua negara, bukan hubungan dua pemerintahan.

"Negara tetap, namun pemerintahan kan bisa berganti setiap saat, baik melalui pemilu atau cara-cara lain," demikian Michael. [ysa]


Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?
Grace Natalie Dilaporkan Ke Bareskrim Polri

Grace Natalie Dilaporkan Ke Bareskrim Polri

, 16 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Kompetisi Peradilan Semu Anti Korupsi

Kompetisi Peradilan Semu Anti Korupsi

, 16 NOVEMBER 2018 , 14:17:00

Cawapres Penghina Tunanetra

Cawapres Penghina Tunanetra

, 14 NOVEMBER 2018 , 11:49:00

Prabowo Subianto Kunjungi Anwar Ibrahim

Prabowo Subianto Kunjungi Anwar Ibrahim

, 15 NOVEMBER 2018 , 10:58:00