Hanura

KPK Didesak Kasih Efek Jera Kepala Daerah Korupsi

 KAMIS, 19 APRIL 2012 , 13:57:00 WIB | LAPORAN:

KPK Didesak Kasih Efek Jera Kepala Daerah Korupsi

ilustrasi

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta agar tidak ragu-ragu dalam memberangus tindak kejahatan korupsi, khusunya terkait laporan masyarakat terhadap kepala daerah yang terindikasi korupsi.

Demikian disampaikan pakar hukum Universitas Indonesia (UI) Achyar Salmi ketika dihubungi Rakyat Merdeka Online, beberapa waktu lalu, Jakarta, Kamis (19/4). Ditegaskannya, hal tersebut dalam rangka memberantas tindak kejahatan korupsi yang dilakaukanj kepala daerah.
 
"Ini dilakukan agar ada efek jera bagi pelaku tindak pidana korupsi. Terlebih kepala daerah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat," tegas Achyar.

Mantan anggota Tim Seleksi KPK ini mengatakan hal itu menanggapi banyaknya laporan masyarakat kepada KPK terhadap kepala daerah yang diduga melakukan tindak pidana korupsi namun masih mangkrak di bagian Pengaduan Masyarakat (Dumas).

Seperti halnya kasus dugaan korupsi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang sudah tiga kali dilaporkan ke KPK.

Dia bilang, penanganan kasus korupsi oleh KPK seharusnya menjadi suatu keistimewaan, karena penegak hukum tersebut tidak bisa menghentikan perkara yang ditangani.

Makanya, dia juga berharap agar masyarakat terus mengingatkan KPK untuk terus bekerja dengan sungguh-sungguh menangani kasus-kasus korupsi.
 
"Saya setuju kalau masyarakat terus memantau kinerja KPK, jangan sampai mereka bekerja tidak secara penuh," kata Achyar.

Toh, para pimpinan KPK memang dipersiapkan dapat bekerja dengan tekanan-tekanan dari masyarakat. "Insan pers juga harus terus menyuarakan dan memantau perkembangan kasus korupsi, sehingga jangan sampai jalan di tempat," tandas dia. [mar]


Komentar Pembaca
Ahoker Ingin Dukung Prabowo-Sandi

Ahoker Ingin Dukung Prabowo-Sandi

, 14 AGUSTUS 2018 , 13:00:00

Partai Demokrat Musuh Dalam Selimut

Partai Demokrat Musuh Dalam Selimut

, 14 AGUSTUS 2018 , 11:00:00

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

, 09 AGUSTUS 2018 , 17:24:00

Hapus Ambang Batas Nyapres

Hapus Ambang Batas Nyapres

, 08 AGUSTUS 2018 , 14:37:00

Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00