Hanura

Mantan BRTI Dorong Jokowi Copot Menkominfo

 MINGGU, 17 MEI 2015 , 17:51:00 WIB | LAPORAN:

Mantan BRTI Dorong Jokowi Copot Menkominfo

Rudiantara/net

RMOL. Maraknya usulan masyarakat dan partai pendukung agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle kabinet juga mendorong mantan anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Kamilov Sagala ikut berkomentar.

Bahkan, menurutnya ini saat yang tepat untuk melakukan reshuffle dengan mencopot Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Mengingat, Kemenkominfo belum juga mengumumkan hasil seleksi calon anggota BRTI periode 2015-2018 yang telah diadakan sejak Maret 2015 lalu.

"Kami mendorong Presiden Jokowi untuk mengikutsertakan Rudiantara dalam rombongan menteri yang harus di-reshuffle," kata Kamilov dalam siaran persnya, Minggu (17/5).

Dia menyebutkan, salah satu indikasi awal paling serius dari dorongan mencopot Rudiantara adalah tidak adanya transparansi panitia BRTI dalam melakukan seleksi calon anggota periode 2015-2018. Padahal, sebagai menteri, Rudiantara juga ketua panitia seleksi anggota BRTI.

"Saya mengikuti perkembangan sejak awal seleksi dilakukan karena saya juga mengikuti seleksi tersebut. Dari pengumuman secara terbuka kepada publik melalui website kementerian, namun pada tahap akhir semuanya jadi tertutup. Panitia tidak terbuka tentang seleksi tersebut, termasuk apa saja penilaian dan bagaimana prosesnya. Hal ini menunjukkan kinerja lemah si menteri," jelas Kamilov.

Menurut dia, dengan sikap tidak transparan seperti ini, praktik kecurangan dari Kemenkominfo ke depan sangat berpotensi terjadi. Utamanya, jika ada problem besar dihadapi sektor telekomunikasi yang memerlukan sikap tegas dan transparan pemerintah.

"Indikasi tidak transparan ini kemungkinan besar akan berlanjut nantinya. Pemerintah akan sulit transparan dalam menginformasikan langkah-langkah kebijakan sehingga potensi untuk terjadi penyelewengan wewenang cukup besar," tambah Kamilov.

Hal itu semakin diperparah dengan sikap Kemenkominfo yang dinilai melanggar azas kepatutan dalam proses seleksi anggota Komite Regulasi Telekomunikasi BRTI karena melibatkan pelaku industri.

Indikasi lain, lanjut Kamilov yang juga Direktur Eksekutif Lembaga Pengembangan dan Pembinaan Masyarakat Informasi (LPPMI), anggota lama BRTI tidak bisa menyelesaikan tarif data dan akses data yang transparansi kepada konsumen yang dilakukan oleh operator. Sehingga, masyarakat kaget dengan tarif data yang melonjak diam-diam. Dan hal itu dibiarkan terus terjadi tanpa kontrol pemerintah.

"Berkibarnya bisnis OTT global dalam mengambil kue bisnis telekomunikasi sampai terganggunya konsumen dengan tayangan iklan. Dan janji Kominfo untuk menjembatani antara OTT global dengan industri hanya tinggal janji saja," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Koalisi Indonesia Hebat (KIH) selaku pendukung Jokowi sudah menyiapkan nama calon menteri Kabinet Kerja yang akan diganti. Sebagian nama beredar di media sosial sejak Senin lalu (11/5).

Berikut nama-nama menteri yang bakal diganti;

- Menkopolkam Tedjo digantikan Luhut Panjaitan
- Seskab Andi Wijayanto digantikan Yuddy Chrisnandi
- Mensesneg Praktino menjadi Menpan dan RB
- Menteri BUMN Rini Sumarno digantikan Emirsyah Satar
- Menteri ESDM Sudirman Said digantikan Ir. Nazarudin Kiemas
- Menpora Imam Nachrowi digantikan Budiman Sujatmiko
- Mendikbud Anies Baswedan digantikan Prof. Komarudin Hidayat
- Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago digantikan Syahrial Loetan
- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti digantikan Yugi Prayanto
- Menko Perekonomian Sofyan Djalil digantikan Darmin Nasution
- Jaksa Agung Prasetyo digantikan Prof. Gayus Lumbuun [wah] 

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?
Grace Natalie Dilaporkan Ke Bareskrim Polri

Grace Natalie Dilaporkan Ke Bareskrim Polri

, 16 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Kompetisi Peradilan Semu Anti Korupsi

Kompetisi Peradilan Semu Anti Korupsi

, 16 NOVEMBER 2018 , 14:17:00

Cawapres Penghina Tunanetra

Cawapres Penghina Tunanetra

, 14 NOVEMBER 2018 , 11:49:00

Prabowo Subianto Kunjungi Anwar Ibrahim

Prabowo Subianto Kunjungi Anwar Ibrahim

, 15 NOVEMBER 2018 , 10:58:00