Hanura

Kejagung Bersemangat Seret Novanto Dan Riza

 SELASA, 19 JANUARI 2016 , 11:48:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

RMOL. Kasus dugaan pemufakatan jahat 'papa minta saham' Freeport yang melibatkan mantan Ketua DPR Setya Novanto sudah sampai ke ranah penyidikan.

Hal itu diungkapkan oleh Jaksa Agung HM Prasetyo ketika ditemui di Komplek DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/1).

Untuk diketahui, untuk mendalami kasus tersebut, Kejagung sudah meminta keterangan beberapa saksi. Mulai dari Menteri ESDM Sudirman Said, mantan Dirut Freeport Maroef Sjamsoeddin, Deputi KSP Darmawan Prasodjo, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Winantuningtyastiti Swasanani, hingga sekretaris pribadi Setya Novanto yakni Medina.

Namun pada panggilan pertama, Novanto masih belum mau penuhi undangan Korps Adiyaksa. Karena itu, Kejagung akan kembali melayangkan surat pemanggilan kadua pada Rabu besok (20/1).

Bukan hanya Novanto, salah satu saksi, pengusaha Riza Chalid pun ikut-ikutan mangkir dari undangan Gedung Bundar. Ia bahkan dikabarkan tengah berada di luar negeri. Keberadaan Riza diakui menyulitkan Kejagung.

"Ya sulit lah.‎ Tidak ada di tempat bagaimana? Rumahnya di sini, kita datangin juga nggak ada. Ya kesulitan," aku Jaksa Agung.

Meski kesulitan karena tidak tahu keberadaan Riza, Kejagung masih berusaha untuk tepap memanggil Riza. Untuk itu, Kejagung bahkan mempertimbangkan untuk meminta bantuan Interpol jika memang benar Riza berada di luar negeri. [rus]

Komentar Pembaca
Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi
Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

, 21 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

720 Pengacara Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Bela Rizal Ramli

, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:17:00