Verified
Hanura

WAWANCARA

Yusril Ihza Mahendra: Tak Ada Audit BPK, Jaksa Memang Bisa Jerat Dasep Tapi Tidak Dengan Dahlan

Wawancara  SENIN, 27 FEBRUARI 2017 , 09:57:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Yusril Ihza Mahendra: Tak Ada Audit BPK, Jaksa Memang Bisa Jerat Dasep Tapi Tidak Dengan Dahlan

Yusril Ihza Mahendra/Net

RMOL. Pakar Hukum Tata Negara ini yakin dapat memenang­kan praperadilan kasus pengadaan mobil listrik yang menjerat bekas Menteri BUMN Dahlan Iskan. Sidang Praperadilannya digelar hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Seperti diketahui, Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan mobil listrik setelah Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) beberapa waktu lalu. Dalam su­rat itu Dahlan berstatus sebagai tersangka, kasus dugaan korupsi pengadaan 16 unit mobil electric microbus, dan electric execu­tive bus.

Dalam kasus ini, Direktur PT Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi sudah divonis terlebih dahulu. Dasep Ahmadi divonis tujuh tahun penjara, denda Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan dan membayar uang pengganti sebesar Rp 17,1 miliar atau diganti hukuman 2 tahun penjara.

Lantas amunisi apa yang di­kantongi Yusril, sehingga dia begitu yakin bisa memenangkan Praperadilan, berikut penjelasan Kuasa Hukum Dahlan Iskan, Yusril Ihza Mahendra;

Apa saja amunisi yang Anda kantongi sehingga begitu ya­kin bisa memenangkan klien Anda?
Yang pertama itu, karena sam­pai sekarang Mahkamah Agung (MA) belum menerbitkan sali­nan putusan (perkara Dasep Ahmadi yang dijadikan dasar penetapan Dahlan Iskan sebagai tersangka) dari pangadilan. Jadi yang mereka terima sebelumnya hanya putusan informal.

Memang kenapa kalau pu­tusannya informal?
Selanjutnya >
Pidato Game Of Thrones Isyarat Main Dua Kaki
Andi Arief Mencambuk Prabowo

Andi Arief Mencambuk Prabowo

, 15 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Peluncuran Buku Papua Ethnography

Peluncuran Buku Papua Ethnography

, 13 OKTOBER 2018 , 06:49:00

Sisa Puing Gempa

Sisa Puing Gempa

, 12 OKTOBER 2018 , 06:03:00

Ciptakan Kampanye Damai

Ciptakan Kampanye Damai

, 13 OKTOBER 2018 , 03:56:00