Verified
Hanura

Mimpi Setya Novanto Kandas Di Tangan Hakim Kusno?

Suara Publik  MINGGU, 03 DESEMBER 2017 , 07:58:00 WIB

SAYA bukan peramal, karena tidak bisa dan tidak boleh. Apa yang terjadi di langit dan bumi itu adalah kehendak Tuhan Sang Pencipta, Pemilik dan yang menggerakkan  apa yang di langit dan bumi, semua atas kehendak-Nya. Takdir, perkara yang telah diketahui dan ditentukan oleh Allah SWT dan telah dituliskan oleh al-qalam dari segala sesuatu yang akan terjadi hingga akhir zaman, termasuk nasib Setya Novanto (Setnov).

Namun ada ilmu yang memprakirakan hal yang belum terjadi. Atas dasar data, fakta, dan  berbagai kejadian yang lalu, baru lalu dan sedang berlaku, digunakanlah untuk memprakirakan kemungkinan apa yang terjadi ke depan. Apakah mimpi Setya Novanto untuk dikabulkan permohannya di praperadilan kedua akan kandas di tangan Hakim Tunggal Kusno, itu pertanyaan kritis dan bisa diprakirakan.

Prakiraan apakah Ahok akan dipenjara, ada di artikel “Prijanto Yakin Ahok Masuk Penjara” (harianterbit.com/welcome/read/2017/01/21). Ternyata benar, Ahok masuk penjara. Prakiraan apakah Anies-Sandi akan memenangkan Pilkada, ada di artikel Prijanto “Mentimun dan Durian untuk Anies-Sandi (teropongsenayan.com/61632). Ternyata benar Anies-Sandi memenangkan Pilkada DKI 2017.

Bagaimana prakiraan nasib Setya Novanto? Kerugian negara sangat jelas (teropongsenayan.com/75316-mencari-niat-jahat-setya-novanto-dalam-dugaan-korupsi-e-ktp). Walau KPK kalah di praperadilan pertama, tidak menyurutkan KPK. Setya Novanto ditersangkakan kembali, dan Setnov kembali ajukan praperadilan. Prakiraan saya, patut diduga mimpi Setnov akan kandas, karena faktor sosok Hakim Kusno dan keyakinan KPK.

Sosok Hakim Kusno    
Hakim Kusno sekarang Wakil PN Jaksel, sebelumnya Ketua PN Pontianak. Rekam jejak Kusno tidak ada catatan negatip, kata Made Humas PN Jaksel. Pengalaman sebagai hakim lebih 25 tahun alasan kuat PN Jaksel menunjuk Kusno menangani sidang praperadilan Setya Novanto. Evi Laila Kholis anggota Biro Hukum KPK optimis atas penunjukan Kusno sebagai Hakim Tunggal.

Hakim Kusno beberapa kali memimpin sidang praperadilan, antara lain (1) permohonan Irfan Kurnia Saleh dalam kasus pengadaan helikopter (2) permohonan LSM atas kasus Chandra Hamzah dan Bibit Samad (3) permohonan John Kei atas penangkapan oleh aparat kepolisian. Keberanian Kusno menolak ketiganya,  membuat nama Kusno naik.
Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Negara Hukum Itu Hebat

Negara Hukum Itu Hebat

SABTU, 13 OKTOBER 2018

Reaktualisasi Nilai-Nilai Antikorupsi Melalui Upaya Preventif
<i>Dear Haters, Stop Cyberbullying, Please!</i>
HILMI-FPI: Palu Mencekam

HILMI-FPI: Palu Mencekam

SABTU, 06 OKTOBER 2018

Prabowo Pemimpin Sejati

Prabowo Pemimpin Sejati

KAMIS, 04 OKTOBER 2018

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Ahmad Dhani Ditetapkan Tersangka

Ahmad Dhani Ditetapkan Tersangka

, 18 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00

Pencakar Langit Jakarta

Pencakar Langit Jakarta

, 16 OKTOBER 2018 , 04:31:00

Dikunjungi Pejabat Mabes Polri

Dikunjungi Pejabat Mabes Polri

, 16 OKTOBER 2018 , 16:08:00