Verified
Hanura

Jarwo Super Mampu Tingkatkan 96 Persen Produksi Padi Lahan Rawa

Tani  RABU, 27 DESEMBER 2017 , 07:59:00 WIB | LAPORAN: ELITHA TARIGAN

Jarwo Super Mampu Tingkatkan 96 Persen Produksi Padi Lahan Rawa

Sawah/Net

RMOL. Tahun 2016 lalu, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian berhasil menghasilkan inovasi teknologi budidaya Jarwo Super yang mampu meningkatkan produktivitas padi sawah irigasi secara signifikan.  

"Pada pelaksanaan demo area di daerah Indaramayu, Jawa Barat, penerapan teknologi Jarwo Super terbukti mampu memberikan produktivitas padi unggul baru hingga 13,9 ton per hektare atau meningkat hingga 98,6 persen dari produksi yang dihasilkan petani di luar Demrea," ujar Kepala BPTP Balitbangtan Kalimantan Tengah, Fery Fahruddin Munir, Selasa (26/12).

Kata Fery, teknologi ini sempat membuat para peneliti penasaran dan menimbulkan pertanyaan apakah teknologi Jarwo Super hanya sesuai atau cocok di lahan irigasi, yang memang menjadi andalan untuk peningkatan produksi padi-padi sawah nasional.

Selain itu, juga muncul pertanyaan bagaimana jika teknologi ini dikembangkan di lahan yang mengalami pasang surut. Hasilnya, ternyata memuaskan.

"Teknologi Jarwo Super dapat dikembangkan secara luas dalam rangka mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Penerapannya di Kalimantan Tengah terbukti mampu meningkatkan produktivitas padi hingga 96,36 persen pada panen di penghujung tahun ini," ujarnya.

"Produktivitas padi unggul baru Inpari 42 mampu meningkat menjadi 8,64 ton per hektare dan varietas Inpara 3 serta Inpari 30 masing-masing berproduksi sebanyak 6,56 ton per hektar di lahan pasang surut Tipe A ke B,” sambung Fery.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Pidato Game Of Thrones Isyarat Main Dua Kaki
Andi Arief Mencambuk Prabowo

Andi Arief Mencambuk Prabowo

, 15 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Peluncuran Buku Papua Ethnography

Peluncuran Buku Papua Ethnography

, 13 OKTOBER 2018 , 06:49:00

Sisa Puing Gempa

Sisa Puing Gempa

, 12 OKTOBER 2018 , 06:03:00

Ciptakan Kampanye Damai

Ciptakan Kampanye Damai

, 13 OKTOBER 2018 , 03:56:00