Verified
Hanura

Leapfrogging Sumber Daya Manusia 2018

Suara Publik  KAMIS, 04 JANUARI 2018 , 04:00:00 WIB

Leapfrogging Sumber Daya Manusia 2018

Bimo Sasongko/net

MEMASUKI tahun 2018, pengembangan sumber daya manusia (SDM) bangsa, tidak bisa lagi dilakukan dengan langkah yang biasa-biasa saja. Melainkan perlu leapfrogging atau lompatan besar dalam mencetak SDM yang unggul dan berkelas dunia.

Menginjak 2018 kita sangat prihatin melihat Indeks Pendididikan Indonesia. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa ekonomi Indonesia tumbuh di level 5 persen. Itu menjadikan Indonesia masuk 3 besar negara G20 dengan pertumbuhan yang cukup tinggi, setelah Tiongkok dan India.

Namun kualitas SDM Indonesia masih kalah dengan negara ASEAN yang lain. Kualitas manusianya masih tertinggal dari negara tetangga. Menurut Menkeu hal itu bisa dilihat dari hasil tes di lapangan. Dibanding Malaysia, Thailand, Singapura, dan Vietnam, dalam hal 3 jenis tes untuk kategori membaca, matematika, sains, alhasil Indonesia ada di bawah. Bahkan kalau diuji seluruhnya, kita jauh tertinggal dibanding dengan Vietnam.

Bangsa ini tidak boleh mengingkari kenyataan berada di peringkat bawah dalam hal pendidikan. Justru kondisi riil itu pada 2018 harus menjadi cambuk untuk mengejar ketertinggalan hingga peringkat naik signifikan. Kondisi memilukan diatas juga ditunjukkan dari hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) yang menunjukkan posisi Indonesia di urutan 64 dari 72 negara yang disurvei. Penilaian dilakukan terhadap performa akademis anak-anak sekolah yang berusia 15 tahun di seluruh dunia dalam matematika, ilmu pengetahuan dan membaca. Tujuannya untuk menguji dan membandingkan prestasi anak-anak demi peningkatan metode pendidikan dan hasilnya di setiap negara.

Kemudian pada tahun lalu, Central Connecticut State University di Amerika Serikat melakukan penelitian tentang “Most Literate Nations in the World” dan menempatkan Indonesia pada posisi 60 dari 61 negara dari sisi kemampuan membaca dan menulis. Indonesia hanya lebih baik dari Botswana, negara di Afrika. Melihat hasil survei tersebut tak pelak lagi kita harus berusaha sekuat tenaga untuk melakukan leapfrogging dalam mengembangkan SDM nasional. Dibutihkan program nasional unggulan dibidang pendidikan yang bisa mencetak atau membentuk secara masal SDM unggul kelas dunia. Perlu restrukturisasi program penjaringan SDM kelas dunia yang sudah ada namun hasilnya belum optimal.

Keniscayaan, Leapfrogging SDM 2018. Istilah Leapfrogging, secara harfiah berarti lompatan katak, merupakan lompatan hebat pembangunan bangsa khususnya dalam bidang pengembangan SDM. Istilah Leapfrogging pada mulanya digunakan untuk menyebut strategi pembangunan yang amat progresif dan transformatif. Dengan merujuk dua negara yakni Jerman dan Jepang yang memiliki lompatan hebat untuk kemajuan bangsanya setelah kalah perang dan alami kehancuran total. Namun bisa bangkit kembali dalam waktu singkat, berkat lompatan-lompatan hebat, terutama dibidang teknologi dan industrialisasi akibat faktor SDM. [***]

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Negara Hukum Itu Hebat

Negara Hukum Itu Hebat

SABTU, 13 OKTOBER 2018

Reaktualisasi Nilai-Nilai Antikorupsi Melalui Upaya Preventif
<i>Dear Haters, Stop Cyberbullying, Please!</i>
HILMI-FPI: Palu Mencekam

HILMI-FPI: Palu Mencekam

SABTU, 06 OKTOBER 2018

Prabowo Pemimpin Sejati

Prabowo Pemimpin Sejati

KAMIS, 04 OKTOBER 2018

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Ahmad Dhani Ditetapkan Tersangka

Ahmad Dhani Ditetapkan Tersangka

, 18 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00

Pencakar Langit Jakarta

Pencakar Langit Jakarta

, 16 OKTOBER 2018 , 04:31:00

Dikunjungi Pejabat Mabes Polri

Dikunjungi Pejabat Mabes Polri

, 16 OKTOBER 2018 , 16:08:00