Verified
Hanura

Korban Salah Tangkap Minta Ganti Rugi 1 Miliar

Ajukan Praperadilan Di PN Jakarta Selatan

Bongkar  KAMIS, 11 JANUARI 2018 , 09:39:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Korban Salah Tangkap Minta Ganti Rugi 1 Miliar

Foto/Net

RMOL. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mendampingi Herianto (33 tahun) dan Aris Winata Saputra (23 tahun) yang merupakan korban kasus penyiksaan dan salah tangkap yang dilakukan Polda Metro Jaya.

Keduanya mengajukan permo­honan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat guna menuntut ganti rugi akan kek­erasan yang mereka alami.

Kuasa hukum pemohon yang ju­ga pengacara publik LBH Jakarta, Shaleh Al Ghifari, menuturkan Herianto dan Aris adalah orang pertama yang mengajukan ganti kerugian atas kesalahan penetapan tersangka oleh polisi.

Keduanya merupakan korban penyiksaan dan salah tang­kap atas dugaan tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya.

"Pada Jumat ,7 April 2017 malam hari keduanya ditangkap, ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka dengan hanya ber­bekal pengakuan paksa yang diperoleh dari serangkaian tin­dakan penyiksaan,"  ujarnya. Sejak itu mereka ditahan hingga 13 Juni 2017.

Herianto dan Aris baru menda­patkan keadilan setelah meme­nangkan sidang praperadilan penetapan tersangka hingga status tersangkanya dicabut oleh ha­kim PN Jakarta Selatan. Demi menuntut keadilan seutuhnya, kini Herianto dan Aris sedang berjuang menuntut Kepolisian RI c.q Polda Metro Jaya membayar ganti rugi dan merehabilitasi nama baiknya akibat penyiksaan dan salah tang­kap yang dilakukan.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai
Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00

Pecahkan Kode Perempuan

Pecahkan Kode Perempuan

, 19 OKTOBER 2018 , 04:43:00

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

, 18 OKTOBER 2018 , 03:54:00