Hanura

Menuju Negara Kesatuan Korea

Menuju Peradaban  SABTU, 13 JANUARI 2018 , 08:08:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Menuju Negara Kesatuan Korea
SEUSAI pertemuan tingkat tinggi di Panmunjom, Zona Demiliterisasi perbatasan Korut dan Korsel 9 Januari 2017 , Wakil Menteri Reunifikasi Korea Selatan, Chun Hae-Sung, menyatakan bahwa diharapkan para atlet Korea Utara dan Korea Selatan akan berbaris berdampingan sebagai Tim Korea pada upacara pembukaan di Pyeongchang.

Sama seperti yang pernah terjadi pada pembukaan Winter Olympics 2006 di Turin, Italia di saat para atlet Korsel dan Korut berbaris berdampingan sebagai Tim Korea di bawah bendera Negara Kesatuan Korea.

Imlek

Dalam pertemuan itu, Korea Selatan juga mendorong anggota keluarga yang dipisahkan oleh perang Korea selama liburan Tahun Baru Imlek yang kebetulan jatuh pada masa penyelenggaraan olimpiade.

Korea Selatan juga mengatakan akan mempertimbangkan untuk sementara mengangkat sanksi dengan PBB untuk memfasilitasi partisipasi Korea Utara pada olimpiade tersebut.  

Pimpinan delegasi Korea Utara, Ri Son-gwon, berharap perundingan tersebut akan membawa hadiah yang bagus di Tahun Baru dan menegaskan bahwa sikap Korea Utara sangat serius dan tulus untuk bersatu kembali dengan Korea Selatan seperti yang telah terjadi di Jerman dan Vietnam.

Pertemuan tingkat tinggi tersebut dihadiri sekitar lima pejabat senior dari setiap negara. Para pemimpin dari kedua negara juga menyaksikan pertemuan tingkat tinggi ini lewat tele CCTV. 

Perdamaian Dunia

Tentu saja seluruh negara di dunia termasuk Indonesia yang mendambakan perdamaian dunia  mengharapkan Korea yang dipecahbelah oleh Amerika Serikat akhirnya akan dapat kembali bersatupadu menjadi satu negara dan bangsa yaitu Korea.

Insya Allah, Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang akan menjadi jalur derap langkah perjalanan menuju Korea Bersatu.

Semoga Donald Trump dan para pendukungnya berkenan legowo mengikhlaskan bangsa, negara dan rakyat Korea untuk kembali bersatupadu menjadi Negara Kesatuan Korea.

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Geopolitik yang mendambakan perdamaian dunia


Komentar Pembaca
Sonata III Johannes Brahms

Sonata III Johannes Brahms

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018

Dari Nomophobia Sampai Genderuwo

Dari Nomophobia Sampai Genderuwo

KAMIS, 13 DESEMBER 2018

Komite Seni Nasional Indonesia

Komite Seni Nasional Indonesia

RABU, 12 DESEMBER 2018

Mendambakan Hari Kartono

Mendambakan Hari Kartono

SELASA, 11 DESEMBER 2018

Jakarta Intoleran?

Jakarta Intoleran?

SENIN, 10 DESEMBER 2018

Impian Cinta Franz Liszt

Impian Cinta Franz Liszt

MINGGU, 09 DESEMBER 2018

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Potensi Korupsi Proyek Infrastruktur

Potensi Korupsi Proyek Infrastruktur

, 11 DESEMBER 2018 , 03:08:00

Award Untuk Raja Dangdut

Award Untuk Raja Dangdut

, 13 DESEMBER 2018 , 00:36:00

Surat Suara Pemilu 2019

Surat Suara Pemilu 2019

, 12 DESEMBER 2018 , 00:32:00