Verified
Hanura

Pemerintah Diminta Pastikan Bisnis Sawit Sesuai Aturan

Parlemen Uni Eropa Diskriminatif

Bongkar  SELASA, 27 MARET 2018 , 10:00:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pemerintah Diminta Pastikan Bisnis Sawit Sesuai Aturan

Foto/Net

RMOL. Beberapa waktu lalu, Parlemen Uni Eropa melalui proses pemungutan suara mengesahkan rancangan proposal energi bertajuk Report on the Proposal for a Directive of the European Parliament and of the Council on the Promotion of the use of Energy from Renewable Sources di gedung Parlemen Uni Eropa, Strasbourg, Prancis. Di dalam proposal tersebut tercantum penghapusan peng­gunaan biodiesel berbahan dasar sawit.

 Sementara itu, Indonesia se­bagai salah satu negara pengek­spor minyak sawit, sangat me­nyayangkan hal tersebut dan me­nilai Parlemen Uni Eropa telah bertindak diskiminatif terhadap produk minyak sawit Indonesia. Pemerintah berharap Parlemen Uni Eropa menghentikan tinda­kan-tindakan diskriminatif dan mendiskreditkan sawit.

Direktur Eksekutif Sawit Watch Inda Fatinaware mengatakan, penghapusan penggunaan biod­iesel dari sawit oleh Parlemen UE menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah Indonesia dan tentu­nya para pelaku bisnis industri sawit di Indonesia.

"Sekarang bagaimana pemerintah dan pebisnis dapat mengembangkan suatu praktik perkebunan sawit yang baik dan tidak berten­tangan dengan prinsip-prinsip keberlanjutan," katanya.

Pihaknya mengingatkan, su­dah saatnya Indonesia me­masuki tahap pembangunan industri hilir di dalam negeri. "Dengan dibangunnya industri hilir, maka akan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, sehingga hal ini dapat menjadi solusi pen­anggulangan pengangguran dan kemiskinan di Indonesia," tambah Inda.

Menyikapi sikap reaktif pe­merintah Indonesia terhadap proposal energi yang dibuat oleh Parlemen Uni Eropa, Kepala Desk Kampanye Sawit Watch Maryo Saputra Sanuddin me­nyebut, pemerintah seperti ke­bakaran jenggot dan kaget den­gan proposal yang dikeluarkan tersebut.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai
Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00

Pecahkan Kode Perempuan

Pecahkan Kode Perempuan

, 19 OKTOBER 2018 , 04:43:00

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

, 18 OKTOBER 2018 , 03:54:00