Hanura

Bedah Program Bekerja, Kementan Sebar 10 Juta Unggas

Tani  SELASA, 17 APRIL 2018 , 01:46:00 WIB | LAPORAN: ELITHA TARIGAN

Bedah Program Bekerja, Kementan Sebar 10 Juta Unggas

Menteri Amran/RMOL

RMOL. Kementerian Pertanian fokus mengembangkan bidang peternakan dan kesehatan hewan di pedesaan. Tujuannya, agar swasembada protein hewani tercapai dan kemiskinan di pedesaan dapat dientaskan.

Demikian disampaikan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman saat membuka acara Rapat Koordinasi Teknis Nasional (Rakonteknas) Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan di IPB Internasional Convention Center Bogor, Senin (16/4).

"Untuk mensukseskan pelaksanaan pembangunan pertanian, termasuk dalam hal ini mewujudkan cita-cita Indonesia swasembada protein hewani harus dibuat program prioritas dan fokus dalam pelaksanaanya," ujarnya.

Kata Amran, Kementan menambah jumlah sapi indukan impor dan mengembangkan sapi ras baru bernama Belgian Blue untuk mendukung populasi sapi dan kerbau dalam negeri. Ia menargetkan tahun 2019 akan ada kelahiran 1.000 ekor sapi jenis Belgian Blue.

Sekadar informasi, tanggal 12 April 2018 lalu telah lahir kembali sapi Belgian Blue hasil embrio transfer.

Pengadaan indukan impor tahun 2018 direncanakan dialokasikan sebesar 15.000 ekor yang akan didistribusikan pada daerah-daerah yang mempunyai komitken kuat dalam hal keberlanjutan pengembangan ternaknya.

Selain program untuk peningkatan produksi komoditas strategis, lanjut Amran, mulai tahun 2018 sampai tahun 2020 Kementan akan melakukan berbagai program dan kegiatan dalam rangka pengentasan Kemiskinan.

Di antaranya dengan memberdayakan masyarakat miskin di 1.000 desa yang tersebar di 100 kabupaten kota. Pemerintah akan memberi bantuan unggas sebanyak 10 juta ekor.

"Satu rumah tangga miskin masing-masing 50 ekor," ungkapnya

Kata Amran, kegiatan tersebut akan diwadahi dalam program bernama Bekerja (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera). Pelaksanaanya mulai difokuskan tahun 2018 ini dan bantuan yang diberikan berupa komoditas unggas ayam dan itik.

"Kita tidak akan biarkan petani miskin," kata Mentan.

Kata Amran, salah satu cara yang sangat efektif dalam pengentasan kemiskinan adalah melalui kegiatan usaha peternakan. Ia berharap Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan sebagai leading sektor dapat bekerja maksimal.

"Pelaksanaan bedah kemiskinan ini akan saya mulai minggu depan pada 23 April 2018 di desa Cikencana Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dan akan berlanjut di provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Lampung dan Sumatera Selatan," ungkap Mentan Amran. [ian]


Komentar Pembaca
#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?
Eks Politikus Gerindra Dukung Jokowi-Ma\'ruf

Eks Politikus Gerindra Dukung Jokowi-Ma\'ruf

, 19 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00