Hanura

Siapkan 20 Juta Hektar Lahan Kering, Amran Tunggu Kinerja Litbang Kementan

Tani  SELASA, 17 APRIL 2018 , 20:49:00 WIB | LAPORAN: ELITHA TARIGAN

Siapkan 20 Juta Hektar Lahan Kering, Amran Tunggu Kinerja Litbang Kementan

Amran Sulaiman/Net

RMOL. Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyakini optimalisasi sumber daya lahan kering dan rawa menjadi lahan pertanian, meski jumlah kenaikan penduduk 2014-2018 mencapai 12,8 juta jiwa.

Menurut dia, keputusan tersebut merupakan strategi kunci meningkatkan produksi pertanian dalam pemenuhan pangan penduduk Indonesia yang jumlahnya saat ini mencapai 265 juta dan akan terus meningkat setiap tahunnya.

"Strategi pemanfaatan lahan suboptimal mampu mendukung program pengentasan kemiskinan yang menjadi program prioritas pemerintahan Jokowi – JK saat ini. Karena selama ini peningkatan produksi pangan nasional masih bertumpu pada lahan sawah irigasi," kata dia di Jakarta, Selasa (17/4).

Untuk itu, Amran menugaskan kepada para peneliti di Litbang Pertanian agar dalam waktu satu minggu ini membuat peta jalan optimalisasi lahan kering dan rawa. Itu akan digunakan sebagai acuan bersama dalam pengelolaan lahan tersebut di Indonesia.

Amran menjelaskan bahwa upaya mengoptimalkan potensi lahan kering dan rawa memerlukan inovasi teknoligi yang spesifik.

Dengan memanfaatkan keunggulan komparatif suatu wilayah dan manajemen air yang tepat, Amran optimis target capaian produksi komoditas pangan strategis akan terwujud.

"Lahan kering itu kekurangan air sedangkan lahan rawa kelebihan air. Dengan pengelolaan air yang tepat maka lahan kering dan rawa yang selama ini "tidur" akan bangkit menjadi lahan produktif,” tandasnya. [sam]

Komentar Pembaca
Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI
Massa Pro Dan Kontra Jokowi Bentrok

Massa Pro Dan Kontra Jokowi Bentrok

, 20 SEPTEMBER 2018 , 19:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00