Hanura

Pancasila Milik Semua, Bukan Milik Kelompok Tertentu

DPD RI  MINGGU, 10 JUNI 2018 , 22:59:00 WIB | LAPORAN: HENDRY GINTING

Pancasila Milik Semua, Bukan Milik Kelompok Tertentu

Foto/Net

RMOL. Pancasila harus terus dijaga agar tetap menjadi milik seluruh insan di Indonesia, bukan diarahkan hanya menjadi milik kelompok tertentu.

Demikian disampaikan Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris. Dia mengatakan tidak boleh terjadi sikap atau tindakan sekelompok orang apalagi didukung oleh kekuatan tertentu menganggap dirinya paling Pancasila dan berhak menjadi penafsir nilai-nilai Pancasila.

Sikap demikian katanya akan melahirkan berbagai kegaduhan dan mengancam kebersamaan sebagai sebuah bangsa.

"Pancasila milik kita semua, bukan milik kelompok-kelompok tertentu. Berbahaya jika ada orang, sekelompok orang, apalagi organisasi atau lembaga yang menganggap dirinya paling Pancasialis sementara yang lain kurang atau tidak Pancasialis," ujar Fahira Idris saat menggelar Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, di Kawasan Cipayung, Jakarta Timur (10/6).

"Arogansi yang menganggap dirinya paling Pancasila akan menjadi sumber kegaduhan dan benih perpecahan dan ini tidak boleh kita biarkan," sambung dia.

Senator dari Jakarta ini mengatakan perdebatan soal Pancasila sudah selesai sehari setelah republik Indonesia berdiri, 18 Agustus 1945. Harusnya, lanjut Fahira, saat ini rakyat sudah merasakan kekuatan kelima sila Pancasila terutama sila yang terkait keadilan sosial.

"Saat ini Pancasila lebih banyak diteriakkan dari pada diimplementasikan. Ada kesan Pancasila dijadikan milik kelompok tertentu saja. Kalau seperti ini terus, kapan rakyat merasakan kekuatan kelima sila Pancasila dalam kehidupannya sehari-hari," papar Fahira.

Fahira juga mengungkapkan kekecewaan atas ketidakmampuan Pemerintah menjelaskan kepada rakyat kenapa harus mendirikan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang saat ini sedang ramai menjadi sorotan.

"Pemerintah kurang sigap menjelaskan ke publik apa guna lembaga ini. Apa out put dan out come-nya. Ada persoalan serius apa yang dihadapi bangsa ini sehingga kita butuh badan pembinaan ideologi? Semua itu tidak terjawab. Soal gaji juga saya rasa pemerintah gagal menjelaskan ke publik," pungkas Fahira.[dem]

Komentar Pembaca
Bawaslu Jangan Nurut Relawan Jokowi

Bawaslu Jangan Nurut Relawan Jokowi

, 16 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Soal Ekonomi, Sandiaga Butuh Rizal Ramli

Soal Ekonomi, Sandiaga Butuh Rizal Ramli

, 16 AGUSTUS 2018 , 13:00:00

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

, 09 AGUSTUS 2018 , 17:24:00

Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00

Cakra 19 Untuk Jomin

Cakra 19 Untuk Jomin

, 12 AGUSTUS 2018 , 19:48:00