Hanura

Jangan Sampai Rakyat Takut Naik Kapal Di Negeri Maritim

DPD RI  KAMIS, 05 JULI 2018 , 09:22:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Jangan Sampai Rakyat Takut Naik Kapal Di Negeri Maritim

KM Lestari Maju/Net

RMOL. Insiden kapal tenggelam yang terus menghantui negeri ini merupakan peringatan kesar bagi pemangku kepentingan, khususnya moda transportasi air  dan angkutan penyeberangan, untuk mengevaluasi total sistem dan regulasi keamanan dan keselamatan penumpang

Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris berharap agar insiden tenggelamnnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba dan Kapal Feri Lestari Maju di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan tidak membuat rakyat trauma menggunakan jasa penyeberangan kapal. Apalagi, Indonesia merupakan negeri maritim yang mengandalkan moda tranportasi penyebrangan.

“Pasti ada yang salah dengan penyelenggaraan transportasi air dan angkutan penyeberangan kita. Jangan sampai rakyat takut naik kapal, karena ini akan merugikan kita semua. Kita ini negara kepulauan, sebagian besar rakyat mengandalkan transportasi air,” tegasnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (5/7).

Instruksi Presiden Jokowi agar tragedi Danau Toba tidak terulang lagi, ternyata belum dilaksanakan para pemangku kepentingan di bidang transportasi. Sebab, tragedi serupa kembali terjadi dalam hitungan bulan.

Menurutnya, jargon Pemerintahan Jokowi yang ingin menjadikan Indonesia poros maritim dunia, seharusnya menunjukkan kemajuan signifikan terhadap penyelenggaraan transportasi air dan angkutan penyebarangan, bukan malah sebaliknya. Baginya, infrastruktur yang disiapkan, tidak akan bermakna jika sistem dan regulasi keamanan dan keselamatan penumpangnya tidak mantap.

“Keinginan menjadikan Indonesia poros maritim di dunia tidak akan pernah terwujud, jika bangsa ini tidak punya komitmen dan tindakan konkret untuk menjadikan moda transportasi air dan angkutan penyeberangan menjadi moda transportasi ‘kelas satu’ baik dari sisi infrastruktur, regulasi, dan standar keamanan,” pungkasnya. [ian]


Komentar Pembaca
Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

, 18 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

Djoko Santoso: Kami Hormati Pilihan Pak Gatot Nurmantyo
<i>Asia Sentinel</i>: Pemerintahan Era SBY Cuci Uang Rp 177 Triliun
Aksi Mahasiswa UIR Pekanbaru Tempeleng Jutaan Mahasiswa Indonesia
KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

Politik17 September 2018 07:25

Kabareskrim Mau Tangkap Hendropriyono, Arief: Itu Kabar Bohong
Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Politik19 September 2018 05:33

Tuding Moeldoko Ibarat Buruk Muka Cermin Dibelah
Houston

Houston

Dahlan Iskan19 September 2018 05:00

Kiai Ma'ruf Minta Didoakan Berhasil Jadi Wapres
Uni Eropa Selidiki 28 Kelompok Produk Baja Dunia