Hanura

Poco-Poco Mendunia


Menuju Peradaban  RABU, 11 JULI 2018 , 08:11:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Poco-Poco Mendunia


Jaya Suprana/Net

SAYA tidak pernah jemu menyimak https://www.youtube.com/watch?v=uf0Y5JKQHQk yang dipublikasikan oleh Dnukman 88 sejak 23 November 2006, menampilkan Tarian Poco Poco yang diinformasikan sebagai asal Ternate dengan bahasa Ternate Minahasa oleh Jopie Latul dan musik oleh Arie Sapulette.
 
Balenggang Pata-Pata


Dalam video youtube tersebut ditampilkan seni tari Poco-Poco yang kemudian masuk genre “line dance” berhias gerak gemulai para penari Indonesia dengan latar belakang pemandangan alam Indonesia diiringi irama nada musik Indonesia dengan untaian syair gubahan Jopie Latul:

Balenggang pata-pata/ Ngana pe goyang pica-pica/ Ngana pe bodi poco-poco/ Cuma ngana yang kita cinta/ Cuma ngana yang kita sayang/ Cuma ngana suka biking pusing/ Ngana bilang kita na sayang. Rasa hati ini malayang Jau… uh… ci ya… ci ya./ Biar kita ngana pe bayang/ Biar na biking layang-layang./ Cuma ngana yang kita sayang.

Mendunia

Tak lama kemudian sanubari saya makin berbunga-bunga kebanggaan nasional ketika menyaksikan kesemarakan Poco-Poco tampil di https://www.youtube.com/ watch?v= kYejJp0aEos yang dilengkapi komentar “This dance was performed by Folkuniversitetet dancing class students in Linkoping - Sweden, on the 25th of January 2007”.

Saudara-saudari kita di Malaysia juga tidak mau ketinggalan berPoco-Poco-Ria yang oleh negeri tetangga kita tersebut diberi nama “Tari Kesehatan Malaysia” bahkan sudah menyelenggarakan Johon Poco-Poco di Kualalumpur seperti dapat disimak di https://www.youtube.com/watch?v= yVziOIOHWxc.

Masyarakat San Fransisco menampilkan Poco-Poco pada perhelatan Indonesian Day 2011 di United States of America. Saya tidak mampu menahan air mata terharu pada saat menyaksikan Pergelaran Resital Kulintang di panggung Sydney Opera House luar biasa meriah ditutup dengan Poco-Poco bersama seluruh hadirin menggetar gedung kesenian paling bergengsi di planet bumi masa kini tersebut. Semua itu merupakan bukti tak terbantahkan lagi bahwa Poco-Poco telah mendunia!

Rekor Dunia

Pergelaran senam Poco-Poco Nusantara melibatkan lebih dari 10.000 peserta di Plaza Selatan Gelora Bung Karno, Jakarta Minggu  pagi 14 Februari 2016 yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pemuda dan Olahraga dan FOKBI berjaya meraih anugerah penghargaan Rekor Dunia dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Jelas bahwa tidak perlu diragukan lagi bahwa Poco-Poco merupakan warisan kebudayaan Indonesia yang sangat amat membanggakan. Maka dengan penuh kerendahan hati saya memohon kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk segera mengajukan Poco-Poco ke UNESCO agar segera diakui sebagai Warisan Kebudayaan Dunia Mahakarya Bangsa Indonesia. Merdeka ! [***]

Penulis adalah warga Indonesia yang bangga atas kebudayaan Indonesia, maka mendirikan MURI sebagai lembaga gerakan Kebanggaan Nasional



Komentar Pembaca
Fastabiqul Khoirot

Fastabiqul Khoirot

RABU, 19 SEPTEMBER 2018

Kerukunan Maumere

Kerukunan Maumere

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018

<i>People Power</i>

People Power

SENIN, 17 SEPTEMBER 2018

Malumologi Korupsi Dana Bantuan Gempa

Malumologi Korupsi Dana Bantuan Gempa

MINGGU, 16 SEPTEMBER 2018

<i>Andaikata Gus Dur Masih Bersama Kita</i>

Andaikata Gus Dur Masih Bersama Kita

SABTU, 15 SEPTEMBER 2018

Maumere Dan Gemu Fa Mi Re Mengglobal

Maumere Dan Gemu Fa Mi Re Mengglobal

JUM'AT, 14 SEPTEMBER 2018

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?
Eks Politikus Gerindra Dukung Jokowi-Ma\'ruf

Eks Politikus Gerindra Dukung Jokowi-Ma\'ruf

, 19 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00