Hanura

Suka Dan Duka Silih Berganti

Menuju Peradaban  SABTU, 21 JULI 2018 , 06:21:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Suka Dan Duka Silih Berganti

Jaya Suprana/Net

SELURUH dunia merayakan keberhasilan para relawan kemanusiaan menyelamatkan nyawa 12 anak-anak dan pelatih sepakbola mereka dari cengkeraman maut sebuah gua di Thailand.

Jepang, China

Pada masa yang sama Jepang berduka atas lebih dari seratus korban yang meninggal dunia akibat bencana banjir yang memaksa jutaan warga Jepang meninggalkan rumah masing-masing.

Sementara pada Kamis malam 12 Juli 2018, sebuah ledakan dahsyat di sebuah kawasan industri Kota Yibin, Provinsi Sichuan, Republik Rakyat China melukai 12 warga dan menewaskan 19 warga.

Iran, Afghanistan

Sementara di Rusia terselenggara pesta pora sepakbola memperebutkan Piala Dunia, pada masa yang sama seorang polisi Iran menembak mati seorang warga Iran yang melakukan unjuk rasa protes atas pelarangan penggunaan pompa air ilegal pada sebuah sungai di daerah Fars, Iran.

Sementara minimal 10 teroris tewas ketika berupaya menyerbu masuk ke kawasan dinas pendidikan di Kota Jalalabad di Afghanistan.

Mesir, Ethiopia, Eritrea

Pada hari Kamis, 12 Juli 2018, pengadilan Mesir menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap 13 terdakwa yang membunuh seorang polisi dan seorang warga Mesir dalam upaya melarikan diri dari penjara Ismaila di kawasan Kanal Suez, Mesir.

Tiga hari sebelumnya Ethiopia and Eritrea menandatangani maklumat kesepakatan Perdamaian dan Persahabatan antara dua negara bertetangga di Afrika Timur Laut tersebut demi mengakhiri konflik senjata Ethopia-Eritrea yang telah menewaskan minimal sekitar 800.000 manusia.

Indonesia

Tak usah jauh-jauh kita memandang sebab di Tanah Air Udara tercinta kita sendiri kerap kali sesama warga Indonesia terpaksa berduka akibat kehilangan tempat bermukim akibat penggusuran atau kehilangan sanak-keluarga yang jatuh sebagai korban pemerkosaan, penganiayaan dan berbagai kekerasan yang dilakukan sesama manusia terhadap sesama manusia secara sempurna melanggar hukum, HAM serta sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.

Silih Berganti

Memang secara kodrati seolah tak terhindarkan, suasana suka dan duka silih berganti mewarnai kehidupan di planet bumi ini. Tidak terhitung berapa banyak jumlah sesama manusia yang dilahirkan dan meninggalkan dunia fana pada setiap hari di berbagai pelosok planet bumi ini.

Yang utama dalam perjalanan peradaban umat manusia, diharapkan setiap insan manusia senantiasa dan niscaya gigih berjuang menegakkan pilar-pilar Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. [***]

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Komentar Pembaca
Terima Kasih AHY, GN, RR, Dan MMD<i>!</i>

Terima Kasih AHY, GN, RR, Dan MMD!

SELASA, 14 AGUSTUS 2018

Malumologi Jerman

Malumologi Jerman

SENIN, 13 AGUSTUS 2018

Bersaing Mengabdi Rakyat

Bersaing Mengabdi Rakyat

MINGGU, 12 AGUSTUS 2018

Prihatin Nasib Petani Indonesia

Prihatin Nasib Petani Indonesia

JUM'AT, 10 AGUSTUS 2018

Eretria

Eretria

KAMIS, 09 AGUSTUS 2018

Eritrea

Eritrea

RABU, 08 AGUSTUS 2018

Ahoker Ingin Dukung Prabowo-Sandi

Ahoker Ingin Dukung Prabowo-Sandi

, 14 AGUSTUS 2018 , 13:00:00

Partai Demokrat Musuh Dalam Selimut

Partai Demokrat Musuh Dalam Selimut

, 14 AGUSTUS 2018 , 11:00:00

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

, 09 AGUSTUS 2018 , 17:24:00

Hapus Ambang Batas Nyapres

Hapus Ambang Batas Nyapres

, 08 AGUSTUS 2018 , 14:37:00

Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00