Hanura

Riga

Menuju Peradaban  SENIN, 23 JULI 2018 , 06:46:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Riga

Foto: Net

AKIBAT secara kebetulan sempat berkunjung ke Estonia maka saya memutuskan untuk mampir ke negara tetangganya yang sama-sama bekas wilayah Uni Sowyet, yaitu Latvia.

Kesan pertama  ketika masuk wilayah negara yang pada tahun 1990 melepaskan diri dari Uni Sowyet itu, Latvia adalah sebuah negara yang relatif kumuh dibanding dengan negara-negara Eropa non-komunis. Riga sebagai ibukota Latvia juga terkesan tidak terlalu gemerlap semisal Moskow atau Petersburg .

Richard Wagner

Namun ketika  mulai menelurusi lorong-lorong di kawasan kota tua Latvia, sanubari saya tergetar karena mendadak saya menemukan sebuah gedung tua dalam kondisi tertutup untuk umum dengan sebuah papan nama yang menyebut gedung tua itu sebagai “Vāgnera zāle” atau dalam bahasa Jerman “Wagner Saal” atau dalam bahasa Inggris “Wagner Haal“.

Ternyata mahakomposer Richard Wagner memang pernah bermukim di Riga selama dua tahun dari tahun 1837 sampai dengan 1839 di mana sang komponis favorit Adolf Hitler menggubah “Rienzi” sebagai satu di antara sekian banyak opera akbar mahakarya Richard Wagner yang tercatat dalam lembaran sejarah seni musik abadi Eropa.

Pada tahun 2001, sebuah pahatan silhuet profil Ricahrd Wagner  karya Gleb Pantelejev dipajang di gerbang balairung Gedung Opera Latvia di Riga.

Kebudayaan
Ternyata Riga memang merupakan sebuah kota kebudayaan sehingga UNESCO menetapkan kawasan Kota Tua Riga sebagai situs Warisan Kebudayaan Dunia dengan perbendaharaan seni arsitektur Jugendstil alias Art Nouveau Jerman dan seni arsitektur bangunan kayu abad XIX paling terkemuka di planet bumi masa kini.

Pada tahun 2014 Riga dinobatkan sebagai Ibukota Kebudayaan Eropa dan menjadi Tuan Rumah  2006 NATO Summit, Eurovision Song Contest 2003, 2006 IIHF Men's World Ice Hockey Championships,  2013 World Women's Curling Championship di samping menjadi Markas Besar European Union's European Regulators for Electronic Communications (BEREC).

Riga juga memiliki beberapa gedung kesenian terkemuka kelas dunia seperti Mikhail Chekhov Riga Russian Theatre,  Daile Theatre, Latvian State Puppet Theatre, ]The New Riga Theatre.

Penari balet dan bintang film, Mikhail Nikolayevich Baryshnikov, biolinis Gideon Kramer, sineas Sergei Mikhailovich Eisenstein, filosof Johann Gottfried Herder dan Nicolai Hartmann,  grand master Juara Dunia Catur, Mikhail Tal adalah para putera terbaik Riga yang mendunia bersama sang petenis seksi kelahiran Riga, Jeļena Ostapenko. [***]


Penulis adalah Pembelajar Warisan Kebudayaan Dunia




Komentar Pembaca
Pameran Batik Koleksi Raja Chulalongkorn
Sonata III Johannes Brahms

Sonata III Johannes Brahms

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018

Dari Nomophobia Sampai Genderuwo

Dari Nomophobia Sampai Genderuwo

KAMIS, 13 DESEMBER 2018

Komite Seni Nasional Indonesia

Komite Seni Nasional Indonesia

RABU, 12 DESEMBER 2018

Mendambakan Hari Kartono

Mendambakan Hari Kartono

SELASA, 11 DESEMBER 2018

Jakarta Intoleran?

Jakarta Intoleran?

SENIN, 10 DESEMBER 2018

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Politikus PDIP Bagi-bagi Amplop?

Politikus PDIP Bagi-bagi Amplop?

, 14 DESEMBER 2018 , 17:00:00

Award Untuk Raja Dangdut

Award Untuk Raja Dangdut

, 13 DESEMBER 2018 , 00:36:00

Surat Suara Pemilu 2019

Surat Suara Pemilu 2019

, 12 DESEMBER 2018 , 00:32:00

Demo Bawaslu

Demo Bawaslu

, 12 DESEMBER 2018 , 11:14:00