Verified
Hanura

Urgensi Partai Oposisi Pemerintah

Suara Publik  SENIN, 13 AGUSTUS 2018 , 07:12:00 WIB

Urgensi Partai Oposisi Pemerintah

Foto: Net

DALAM sistem politik dan ketatanegaraan kita memang tidak dikenal istilah partai oposisi. Tetapi secara subtansi dan fungsional, peran oposisi banyak dipraktekkan oleh partai politik di luar pemerintahan sejak zaman Soekarno hingga era Jokowi saat ini.

Oposisi merupakan bagian dari artikulasi politik yang berfungsi sebagai kontrol dalam pengambilan kebijakan politik pemerintah, apakah kebijakan tersebut untuk kepentingan rakyat atau sebaliknya untuk penguasa semata dan kroninya.

Selama periode demokrasi terpimpin (1959-1965) Soekarno, Partai Masyumi dan Partai Sosialis Indonesia (PSI) merupakan partai oposisi yang bersuara lantang karena menganggap Soekarno telah bertindak sewenang-wenang mengangkat anggota parlemen sendiri sebagai kepala Negara yang tidak sesuai dengan jiwa UUD 1945.

Masyumi dan PSI akhirnya dibubarkan oleh Soekarno dan para tokohnya ditangkap dan dipenjarakan seperti Mohammad Natsir, Syafruddin Prawiranegara, Prawoto Mangkusasmita, Muhammad Roem, Kasman Singodimedjo, Sutan Syahrir, Anak Agung Gde Agung dan lain-lain.

Mereka juga dituduh terlibat dalam pemberontakan PRRI/Permesta, tapi yang terpenting mereka menentang Soekarno karena mengarah ke otoritarian sebagai pemimpin besar revolusi dan pemaksaan konsep Nasakom (Nasionalis, Agama dan Komunis). Sikap Soekarno ini pula yang menyebabkan dwitunggal Soekarno-Hatta pecah yang menyebabkan Hatta mundur sebagai Wakil Presiden.

Di bawah rezim otoriter Soeharto, partai oposisi menghilang walau kerap disuarakan oknum-oknum politisi pemberani di parlemen seperti Sri Bintang Pamungkas dari PPP yang berani menolak laporan pertanggungjawaban Soeharto 1993 dan di-recall dari keanggotaan DPR. Melalui regulasi dan fusi partai, Soeharto menciptakan hegemoni kekuasaan (power hegemony) dari pemimpin otoriter-totaliter menuju diktator-antagonis.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Negara Hukum Itu Hebat

Negara Hukum Itu Hebat

SABTU, 13 OKTOBER 2018

Reaktualisasi Nilai-Nilai Antikorupsi Melalui Upaya Preventif
<i>Dear Haters, Stop Cyberbullying, Please!</i>
HILMI-FPI: Palu Mencekam

HILMI-FPI: Palu Mencekam

SABTU, 06 OKTOBER 2018

Prabowo Pemimpin Sejati

Prabowo Pemimpin Sejati

KAMIS, 04 OKTOBER 2018

Pidato Game Of Thrones Isyarat Main Dua Kaki
Andi Arief Mencambuk Prabowo

Andi Arief Mencambuk Prabowo

, 15 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Peluncuran Buku Papua Ethnography

Peluncuran Buku Papua Ethnography

, 13 OKTOBER 2018 , 06:49:00

Sisa Puing Gempa

Sisa Puing Gempa

, 12 OKTOBER 2018 , 06:03:00

Ciptakan Kampanye Damai

Ciptakan Kampanye Damai

, 13 OKTOBER 2018 , 03:56:00