Hanura

Dirgahayu Indonesia Pusaka

Menuju Peradaban  JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 07:13:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Dirgahayu Indonesia Pusaka

Foto oleh Frans Mendur

SAYA senantiasa mensyukuri keberuntungan menjadi warga Indonesia yang telah menikmati nikmatnya kemerdekaan bangsa Indonesia sebagai negara  gemah ripah loh jinawi tata tenteram kerta raharja.

Bangga


Saya bangga menjadi warga Indonesia sebagai negara mahakayaraya sumber daya alam mulai dari minyak bumi sampai uranium serta keindahan alam tiada dua di planet bumi ini. Keanekaragaman hayati persada Nusantara luar biasa paripurna mulai dari yang tumbuh di puncak gunung, melata di permukaan bumi, menyelinap di dalam tanah, terbang di angkasa mau pun hidup di dalam samudra. Indonesia juga mahakayaraya perbendaharaan mahakarya kebudayaan mulai dari candi, keris, batik, jamu, saman, bedayan, golek, gandrung banyuwangi, pendet, kecak, remo, reog, pocopoco, kroncong, langgam, dangdut, wayang purwa, lagaligo, cerita Panji, embun upas, gurindam, mocopat, gamelan, angklung, kulintang, bombardom, noken, koteka, ondel-ondel, warak ngendok, jaran kepang, sate, nasi goreng, gudeg, tahu pong,  rendang, kerupuk, sambal dan lain sebagainya seolah tak kenal batas akhir.

Prihatin

Namun rasa prihatin menyelinap di lubuk sanubari setiap saat saya teringat pada kenyataan bahwa tidak semua sesama warga Indonesia beruntung dapat menikmati nikmatnya kemerdekaan bangsa Indonesia seperti para sesama warga Indonesia yang tergusur atas nama pembangunan di Kampung Pulo, Kalijodo, Bukit Duri, Kampung Akuarium, Tulang Bawang, Sukomulyo, Kendeng, Pulau Pari, Kulon Progo, Tumpang Pitu, Papua dan lain-lain. Insya Allah, pemerintah terus gigih berupaya menatalaksanakan program pembangunan infra struktur selaras dengan agenda Pembangunan Berkelanjutan yang telah disepakati negara-negara anggota PBB termasuk Indonesia sebagai pedoman pembangunan abad XXI tanpa merusak alam dan mengorbankankan rakyat demi mewujudkan sila Kemanusiaan Adil dan Beradab serta Keadilan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia menjadi bukan sekedar semboyan namun kenyataan yang benar-benar nyata hadir di persada Nusantara tercinta. Di sana tempat lahir beta, dibuai dibesarkan bunda, tempat berlindung di hari tua, tempat akhir menutup mata. Dirgahayu Indonesia Pusaka!  MERDEKA! [***]

Penulis bangga dan bahagia menjadi rakyat Indonesia


Komentar Pembaca
Jangan Cemooh Pak Kwik

Jangan Cemooh Pak Kwik

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018

Mengharap Ratapan Pendeta Giay Terdengar Oleh Jokowi
Kawasan Demiliterisasi Idlib

Kawasan Demiliterisasi Idlib

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018

Fastabiqul Khoirot

Fastabiqul Khoirot

RABU, 19 SEPTEMBER 2018

Kerukunan Maumere

Kerukunan Maumere

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018

<i>People Power</i>

People Power

SENIN, 17 SEPTEMBER 2018

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi
Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

, 21 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

720 Pengacara Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Bela Rizal Ramli

, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:17:00