Verified
Hanura

WAWANCARA

Zainut Tauhid Sa'adi: Kalau Dilihat Dari Fatwa MUI, Ibu Meiliana Protes Sambil Nunjuk-nunjuk ke Pengurus

Wawancara  SELASA, 28 AGUSTUS 2018 , 08:06:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Zainut Tauhid Sa'adi: Kalau Dilihat Dari Fatwa MUI, Ibu Meiliana Protes Sambil Nunjuk-nunjuk ke Pengurus

Zainut Tauhid Sa'adi/Net

RMOL. Warga Tanjung Balai, Meiliana divonis 18 bulan karena kasus penistaan agama. Meiliana di­anggap menista agama karena mengeluhkan volume suara azan di masjid sekitar rumahnya pada tahun 2016. Meiliana pun berencana mengajukan banding terhadap perkaranya.

Banyak kalangan yang protes terhadap putusan perkara Meiliana, baik tokoh masyarakat maupun politikus yang me­nyatakan ketidaksetujuannya dalam perkara tersebut. Bahkan dunia maya ramai dengan aksi penggalangan dukungan terh­adap Meiliana.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun ikut angkat bicara terkait masalah ini. Perlu diketa­hui, MUI Sumatera Utara adalah pihak yang mengeluarkan fatwa penistaan agama dalam kasus ini. Berikut penuturan Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid Sa'adi kepada Rakyat Merdeka.

Bagaimana tanggapan MUI terkait kasus ini?
Pertama MUI meminta kepada semua pihak untuk menghor­mati putusan Pengadilan Negeri Medan, yang memvonis Meiliana penjara selama 18 bulan, karena tuduhan melakukan penistaan agama. Pertimbangan yang disampaikan hakim, adalah sep­enuhnya hak prerogatifnya, yang tidak bisa diintervensi karena hakim memiliki kemerdekaan di dalam memutus sebuah perkara. Kedua, MUI menyesalkan ban­yak pihak yang berkomentar, tanpa mengetahui duduk perkara yang sebenarnya.

Sehingga pernyataannya bias, dan menimbulkan kegaduhan dan pertentangan di tengah-tengah masyarakat. Seakan-akan masalahnya hanya sebatas pada keluhan ibu Meiliana terkait dengan volume suara azan yang dianggap terlalu keras.

Memang masalah sesung­guhnya itu seperti apa?

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai
Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00

Pecahkan Kode Perempuan

Pecahkan Kode Perempuan

, 19 OKTOBER 2018 , 04:43:00

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

, 18 OKTOBER 2018 , 03:54:00