Hanura

Program 1000 Desa Bambu Bakal Sejahterakan Daerah

DPD RI  SENIN, 10 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Program 1000 Desa Bambu Bakal Sejahterakan Daerah

Rapat DPD bersama Kementerian LHK/DPD RI

RMOL. Komite II DPD RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Yayasan Bambu Lestari untuk membahas pengawasan pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi yang berkaitan dengan Program 1000 Desa Bambu, Senin (10/9).

Dalam RDP, Komite II mendorong perwujudan program 1000 desa bambu. Keberadaan program selain dapat merestorasi lahan yang rusak juga dianggap dapat menyejahterakan masyarakat di daerah.

"Program desa 1000 bambu ini merupakan hal yang bagus. Dan pada saatnya nanti akan kita sampaikan bersama ternyata banyak kementerian yang harus kita ajak, seperti di Kementerian LHK akan ada tiga dirjen yang kita libatkan termasuk Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Kementerian Perindustrian, BKPM, Kementerian ESDM, dan Otoritas Jasa Keuangan," jelas Wakil Ketua Komite II Parlindungan Purba di Komplek Parlemen, Jakarta.

Dia menjelaskan, pelaksanaan Program 1000 Desa Bambu harus dibarengi dengan keberadaan industri yang akan menerima hasil produksi bambu. Dengan adanya industri tersebut, masyarakat mempunyai pasar yang dapat digunakan untuk menjual bambu sebagai bahan baku.

"Kita sepakat mengembangkan bambu ini bukan hanya untuk konservasi tapi juga untuk memajukan masyarakat setempat. Kita harus menyakinkan bahwa di daerah tersebut offtaker-nya ada yaitu industrinya ada. Jadi, dagingnya bisa jadi industri laminating sedangkan sisanya ampas jadi energi baru terbarukan," papar Parlindungan.

Program tersebut juga dapat berkontribusi sebagai energi baru terbarukan. Di mana, bambu dapat digunakan sebagai energi untuk menyalurkan listrik di daerah. Ke depan, Nias akan dijadikan sebagai daerah percontohan dari program itu.

"Karena di Nias daerahnya cukup potensi untuk menanam bambu. Di sana listrik hampir 100 persen mempergunakan diesel. Kenapa tidak memanfaatkan bambu ini menjadi energi biomassa, di daerah ini sangat dibutuhkan," kata Parlindungan.

Sementara itu, Direktur Yayasan Bambu Lestari Arief Rabik, menambahkan bahwa Program 1000 Desa Bambu merupakan program dengan skala yang sama dengan keadaan bambu di Tiongkok. Harapannya dapat membangun industri bambu di Indonesia yang dapat menyuplai bahan baku untuk kepentingan industri dengan potensi pasar dan pendapatan yang hampir sama di Tiongkok.

"Jadi, mudah-mudahan dengan bantuan DPD RI, kita bisa lintas kementerian untuk sejahterakan masyarakat di semua provinsi. Untuk restorasi lahan kritis kita yang sekarang ada lebih dari 100 juta hektare, dan dalam proses restorasi kita sejahterakan masyarakat juga," imbuhnya. [wah] 


Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?
Grace Natalie Dilaporkan Ke Bareskrim Polri

Grace Natalie Dilaporkan Ke Bareskrim Polri

, 16 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Kompetisi Peradilan Semu Anti Korupsi

Kompetisi Peradilan Semu Anti Korupsi

, 16 NOVEMBER 2018 , 14:17:00

Cawapres Penghina Tunanetra

Cawapres Penghina Tunanetra

, 14 NOVEMBER 2018 , 11:49:00

Prabowo Subianto Kunjungi Anwar Ibrahim

Prabowo Subianto Kunjungi Anwar Ibrahim

, 15 NOVEMBER 2018 , 10:58:00