Verified
Hanura

Negara Hukum Itu Hebat

Suara Publik  SABTU, 13 OKTOBER 2018 , 21:51:00 WIB | OLEH: MARGARITO KAMIS

Negara Hukum Itu Hebat

Ilustrasi/Net

PENOLAKAN terhadap tindakan main gebuk, sikat, rampas, tak sudi melihat keragaman, jualan hukum, bahkan hukuman, khas rezim Gaius Verres (115-43 SM), yang kekejian dan korupnya menurut Syed Husen Al Atas tak tertandingi merupakan ide besar di balik lahirnya negara hukum demokratis. Ide itulah yang merangsang banyak negara pada masanya, termasuk Republik Indonesia tercinta, memilih negara hukum demokratis.

Negara hukum demokratis, dengan demikian dirancang untuk, pertama dan utama menjinakan penguasa, siapapun mereka. Menjinakan penguasa diyakini sebagai cara terbaik memungkinkan, bahkan memastikan warga menjadi manusia seutuhnya sesuai kodrat alamiahnya sebagai mahluk berharkat dan bermatabat.

Paradoks

Sama dengan demokrasi, negara hukum demokrasi tak memiliki bentuk universal yang final. Itu sebabnya dibutuhkan ikhtiar dari waktu ke waktu. Dalam perkembangannya ide ini dikerangkakan ke dalam pembicaraan mengenai pembangunan atau apa yang Bryan Tamanaha, profesor hukum dari Universtas Washington sebut sebagai modernisasi. Pada titik itu, isu utama negara hukum demokratis mengalami pengayaan fokus, sebuah teknik yang diyakini dapat mengakselerasi modernisasi.

Fokus yang memperkaya isu negara hukum dalam kerangka modernisasi itu meliputi empat hal. Keempat hal itu, seperti teridentifikasi dari catatan Tamanaha adalah peningkatkan mutu aparatur birokrasi,  sistem pasar kapitalis, universalisasi sistem hukum, dan perbaikan sistem demokrasi politik.

Keempat hal yang disodorkan Tamanaha di atas, dalam sifatnya saling terkait. Semuanya mengandalkan hukum. Menciptakan pasar kapitalistis tidak mungkin tercapai tanpa hukum yang dibuat untuk itu. Begitu juga aparatur birokrasi yang berkualitas dan tatanan politik demokratis. Hukum, karena itu muncul menjadi isu sentral, baik pada level pembentukan maupun penegakan.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai
Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00

Pecahkan Kode Perempuan

Pecahkan Kode Perempuan

, 19 OKTOBER 2018 , 04:43:00

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

, 18 OKTOBER 2018 , 03:54:00