Dr. H. Oesman Sapta

Desmond J Mahesa: Aturan Yang Ditabrak Harus Dilawan Demi Perubahan

Road To Senayan  SENIN, 28 JANUARI 2019 , 22:27:00 WIB | LAPORAN: HENDRY GINTING

Desmond J Mahesa: Aturan Yang Ditabrak Harus Dilawan Demi Peruba

Politisi Gerindra Desmond J Mahesa/Net

RMOL. Sudah dua periode Desmond Junaidi Mahesa duduk sebagai wakil rakyat di Senayan.

Di Pemilu Legislatif 2019, anak Banjarmasin berkepala plontos itu maju kembali untuk ketiga kalinya dari Partai Gerindra. Zona pertarungan atau daerah pemilihan Banten 2 yang meliputi Kota Serang, Kota Cilegon, dan Kabupaten Serang.

Dua kali menjadi anggota DPR, Desmond bisa dikatakan sudah memiliki pengalaman bertarung merebut kursi parlemen. Artinya, di dapil mana bertarung, Desmond tentu sudah siap. Termasuk ketika partainya menetapkan Banten 2 sebagai zona pertarungan.

"Saya harus siap," kata Desmond di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (28/1).

Dia menegaskan kalau kali ini tidak ada pilihan untuk tidak maju pada Pileg 2019. Selain jabatannya sebagai salah satu ketua DPP Gerindra, Prabowo Subianto yang merupakan ketua umum Gerindra juga maju menjadi calon presiden.

"Makanya di Pileg 2019 ini tidak bisa tidak, saya harus nyalon lagi," kata Desmond.

Motivasinya maju kala pertama kali menjadi caleg untuk sebuah niat mulia yakni mewujudkan perubahan arah Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Sejarah pergerakan mahasiswa mencatat kalau Desmond adalah salah satu aktivis pro demokrasi tahun 97-98 yang getol dan konsisten berjuang menegakkan keadilan dan demokrasi di masa pemerintahan Orde Baru.

Namun usaha aktivis dan mahasiswa menumbangkan kekuasaan Soeharto selama 32 tahun justru tidak membawa perubahan berarti terhadap arah dan masa depan Indonesia lebih baik.

"Sekalipun rezim berganti, Indonesia tidak mengalami perubahan signifikan seperti yang diharapkan," ujar Desmond.

Makanya, begitu dia bergabung dengan Gerindra dan duduk di Komisi III, putera Banjarmasin kelahiran 1965 itu menjadi salah satu yang vokal dan kritis dalam menyikapi kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat. Baginya, siapapun yang memimpin bangsa harus bisa menjadi pemimpin yang benar sesuai tugasnya. 

Sebab di masa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) banyak hal lucu yang dipertontonkan kepada rakyat yang membuat Desmond risau. Darah aktivisnya kembali bergejolak.

Salah satu hal lucu tersebut adalah tindakan Presiden Jokowi membagi-bagikan sertifikat tanah secara langsung.
 
"Bagi-bagi tanah kan bukan wilayah tugas presiden tapi tugas camat dan kepala desa. Ini baru pertama kali terjadi di Indonesia," kata wakil Ketua Komisi III itu.

Tidak itu saja, penegakan hukum pun selama Jokowi berkuasa, belum dilaksanakan secara konsisten bahkan kecenderungan hukum berpihak kepada penguasa. Akibatnya, Indonesia sepertinya bukan lagi negara hukum. 

Kondisi itu sangat berbeda dengan rezim Soeharto. Kala penguasa Indonesia 32 tahun itu memimpin penegakan hukum lebih terarah. Sebab sebelum melakukan tindakan, Soeharto telah membuat aturan.

"Jika melanggar aturan itu kita bisa kena. Artinya aturan yang dibuat tidak dilanggar," jelas Desmond.

Sebaliknya, di era Jokowi aturan yang dibuat justru seenaknya, ditabrak demi kekuasaan.

"Kalau seperti itu kondisinya maka harus dilawan demi perubahan arah Indonesia menjadi lebih baik lagi," tegas Desmond. [wah]


Komentar Pembaca
Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

, 16 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

BENANG MERAH (EPS.167): Tak Seirama Di Kubu Petahana
Tertawa Usai Diperiksa KPK

Tertawa Usai Diperiksa KPK

, 15 FEBRUARI 2019 , 02:52:00

Jumatan Di Kauman

Jumatan Di Kauman

, 15 FEBRUARI 2019 , 13:45:00

Beredar CCTV Detik-detik Ledakan Di Dekat Arena Debat Capres
Golkar: Nasdem Lepas Tangan Di <i>Injury Time</i>

Golkar: Nasdem Lepas Tangan Di Injury Time

Politik15 Februari 2019 10:37

Rizal Ramli: Mohon Maaf Pak Jokowi, Anda Tidak Kredibel
Jokowi Ulas Latar Iriana Dan Cucu, Korsa: Pilihan Warga Muhammadiyah Tidak Berubah
Beban Berat Jokowi Menghadapi Debat Kedua

Beban Berat Jokowi Menghadapi Debat Kedua

Hersu Corner17 Februari 2019 15:54

AI Di Ngawi

AI Di Ngawi

Dahlan Iskan18 Februari 2019 05:00

Ahmad Dhani Dikebut, Apa Kabar Kasus Pengeroyokan Yang Diduga Dilakukan Herman Hery?
Milenial Safety Road Di Bali Raih Rekor MURI

Milenial Safety Road Di Bali Raih Rekor MURI

Nusantara18 Februari 2019 05:50

Swasembada Dan Capaian Pertanian Indonesia
AI Di Ngawi

AI Di Ngawi

Dahlan Iskan18 Februari 2019 05:00

Terindikasi Kecurangan, BPN Evaluasi Dengan KPU
Catatan Pejalan

Catatan Pejalan

Rumah Kaca18 Februari 2019 03:20