Dr. H. Oesman Sapta

Anggawira, Merasa Tertantang Di Kampung Halaman Sendiri

Road To Senayan  RABU, 30 JANUARI 2019 , 16:28:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

Anggawira, Merasa Tertantang Di Kampung Halaman Sendiri

Anggawira/Dok

RMOL. Calon legislatif (caleg) DPR Dapil Jabar VIII, Anggawira tengah aktif blusukan dari gang ke gang di kampung halamannya,  sejak beberapa hari lalu.

Dalam blusukan ini, Anggawira berkesempatan menyosialisasikan kebijakan-kebijakan yang akan ia terapkan saat terpilih nanti menjadi wakil rakyat di Senayan periode 2019-2024.

"Alhamdulillah, respon warga di sini sangat baik," kata Anggawira, Rabu (30/1).
 
Politisi Gerindra kelahiran Indramayu, 9 Januari 1982 ini mengaku sangat bahagia dapat mendengarkan langsung aspirasi warga Sukapura.

"InsyaAllah saat saya terpilih menjadi DPR, saya dapat lebih mengayomi masyarakat di Cirebon, Indramayu dan juga masyarakat seluruh Indonesia," ucapnya.

Ia pun bercerita alasan memilih pulang kampung meski sebetulnya investasi 'suara' di Jakarta juga memadai. Mengingat peran dia dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. Anggawira menjadi jurubicara cawapres Sandiaga Uno.

Justru ia merasa tertantang berjuang di kampung halaman sendiri.

"Saya melihat akan banyak manfaatnya kalau saya di Indramayu Cirebon, dibanding saya maju di dapil Jakarta yang problem-problemnya sangat urban," tutur Anggawira kepada Kantor Berita Politik RMOL

Apalagi di era otonomi daerah seperti sekarang, menurut dia, pembangunan akan lebih kedaerahan. Meski tak dipungkiri ada kepentingan pemerintah pusat.
Jika diperhatikan, lanjut Anggawira, banyak daerah yang bisa maju dan berkembang pesat karena pemerintah daerah setempat memiliki inovasi dan terobosan.

"Dan itu kembali kepemimpinan yang kuat dan knowledge yang cukup," sambung Anggawira yang juga dosen tetap Pasca Sarjana universitas Islam Asyafiiyah.

Seperti Indramayu, sebetulnya memiliki sumber daya alam luar biasa seperti minyak bumi, gas, pantai, dan pertanian. Hanya dia perhatikan dari dulu hingga sekarang tidak ada kemajuan signifikan.

"Khusus di Indramayu, dominasi partai tertentu, rezim tertentu yang menutup inovasi dan kreativitas masyarakat, terutama birokrasi," terang ayah dari Alvaro Dipo Adzani, Arvel Malik Albany dan Alviandra Rahman Aditya ini. 

Pembangunan infrastruktur juga sangat dibutuhkan di wilayah ini. Tapi dengan catatan infrastruktur untuk menunjang produktivitas bukan semata mobilitas.

"Harus dibedakan, contoh Pelabuhan Karangsong, dari 20 tahun lalu sampai sekarang gitu-gitu aja, nggak ada kemajuan signifikan. Padahal cerita yang saya dapat, 70 persen hasil perikanan Jawa Barat dari situ," bebernya.

Ia mencermati problem yang dihadapi dapilnya lebih kepada kurang intervensi dari pemerintah dan inisiatif menggandeng pihak-pihak swasta.

"Jadi diperlukan networking, jejaring. Saya merasa pengalaman saya di dunia, HIPMI, industri paling tidak saya bisa menjadi jembatan masyarakat, dunia usaha, bukan hanya mengandalkan dana-dana yang sifatnya APBD atau APBN. Ini yang penting," tegas fungsionaris ICMI Pusat tersebut.

"Legislatif juga harus punya peran entrepreneurship," imbuhnya. [wid]

Komentar Pembaca
Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

, 16 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

BENANG MERAH (EPS.167): Tak Seirama Di Kubu Petahana
Tertawa Usai Diperiksa KPK

Tertawa Usai Diperiksa KPK

, 15 FEBRUARI 2019 , 02:52:00

Jumatan Di Kauman

Jumatan Di Kauman

, 15 FEBRUARI 2019 , 13:45:00

Beredar CCTV Detik-detik Ledakan Di Dekat Arena Debat Capres
Golkar: Nasdem Lepas Tangan Di <i>Injury Time</i>

Golkar: Nasdem Lepas Tangan Di Injury Time

Politik15 Februari 2019 10:37

Rizal Ramli: Mohon Maaf Pak Jokowi, Anda Tidak Kredibel
Jokowi Ulas Latar Iriana Dan Cucu, Korsa: Pilihan Warga Muhammadiyah Tidak Berubah
Beban Berat Jokowi Menghadapi Debat Kedua

Beban Berat Jokowi Menghadapi Debat Kedua

Hersu Corner17 Februari 2019 15:54

AI Di Ngawi

AI Di Ngawi

Dahlan Iskan18 Februari 2019 05:00

Ahmad Dhani Dikebut, Apa Kabar Kasus Pengeroyokan Yang Diduga Dilakukan Herman Hery?
Milenial Safety Road Di Bali Raih Rekor MURI

Milenial Safety Road Di Bali Raih Rekor MURI

Nusantara18 Februari 2019 05:50

Swasembada Dan Capaian Pertanian Indonesia
AI Di Ngawi

AI Di Ngawi

Dahlan Iskan18 Februari 2019 05:00

Terindikasi Kecurangan, BPN Evaluasi Dengan KPU
Catatan Pejalan

Catatan Pejalan

Rumah Kaca18 Februari 2019 03:20